Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella bertolak ke Bogota untuk memimpin koordinasi penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 pada Senin (10/8/2026).
Melalui akun X, de la Espriella mengatakan pusat komando terpadu telah dibentuk di Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD). Dari pusat komando tersebut, dia akan mengoordinasikan bantuan bagi wilayah yang terdampak.
"Saya menuju Bogota untuk fokus menangani situasi darurat yang dihadapi negara kita. Saya telah membentuk pusat komando terpadu di Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD)," kata de la Espriella.
"Dari sana, saya akan secara pribadi mengarahkan upaya bantuan bagi masyarakat di Choco, Coffee Axis, dan seluruh wilayah yang terdampak," lanjutnya.
Gempa awalnya dilaporkan berkekuatan magnitudo 6,8 oleh Pusat Seismologi Eropa-Mediterania. Namun, lembaga tersebut kemudian memperbarui magnitudo menjadi 7,4, sejalan dengan penilaian badan seismologi Amerika Serikat.
Pusat gempa berada di sekitar San Jose del Palmar, Departemen Choco.
Otoritas setempat melaporkan sejumlah bangunan roboh serta adanya korban meninggal dan luka-luka. Sementara itu, enam bandara di sejumlah wilayah Kolombia menghentikan sementara operasionalnya akibat gempa.