Pesona Sakura Beijing di Taman Yuyuantan, Magnet Wisatawan Asing dan Lokal
Taman Yuyuantan di Beijing menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin menyaksikan keindahan sakura Beijing bermekaran di musim semi, menawarkan pengalaman wisata yang memukau.
Beijing, ibu kota Tiongkok, kembali memukau pengunjung dengan mekarnya bunga sakura yang indah di awal musim semi. Taman-taman di berbagai lokasi, termasuk Taman Yuyuantan, kini dipadati oleh wisatawan dari dalam maupun luar kota yang antusias menikmati fenomena alam ini. Keindahan bunga sakura yang berwarna merah muda menjadi daya tarik utama, menciptakan pemandangan yang sempurna untuk diabadikan.
Salah satu destinasi favorit adalah Taman Yuyuantan, yang berlokasi di bagian barat kota Beijing, sekitar 10 kilometer dari pusat kota. Taman ini menawarkan pengalaman visual yang menawan dengan beragam jenis bunga yang bermekaran, menjadikannya pilihan ideal bagi para pencinta alam dan fotografi. Pengunjung dapat dengan mudah mengakses taman ini dan menikmati suasana musim semi yang semarak.
Antusiasme pengunjung terlihat jelas, seperti yang diungkapkan Marlena Abu Samah, seorang wisatawan asal Malaysia yang memanfaatkan fasilitas bebas visa untuk berkunjung ke Beijing. "Musim semi adalah waktu terbaik untuk datang ke sini melihat bunga bermekaran dan cocok untuk berfoto. Saya puas datang ke sini meskipun pagi ini cukup berkabut sehingga hasil foto kurang maksimal," kata Marlena saat ditemui di Taman Yuyuantan Beijing pada Kamis (26/3). Ia mengaku terinspirasi dari drama China dan ingin melihat langsung keindahan cherry blossom yang tidak ada di Asia Tenggara.
Antusiasme Pengunjung di Tengah Kabut Polusi
Meskipun langit Beijing seringkali berwarna abu-abu karena polusi udara, dengan indeks kualitas udara (AQI) mencapai lebih dari 200 yang tergolong sangat tidak sehat, hal ini tidak menyurutkan semangat para pengunjung. Jarak pandang yang terbatas, bahkan membuat Menara China Central Television (CCTV) yang menjadi objek foto terkenal tidak terlalu terlihat, namun antusiasme tetap tinggi.
Para wisatawan tetap bersemangat mengabadikan keindahan bunga mekar dengan berbagai cara. Mereka menggunakan kamera ponsel, tripod, tongkat swafoto (tongsis), pemantul cahaya, hingga kamera profesional untuk mendapatkan hasil terbaik.
Selain itu, banyak pengunjung yang tampil totalitas dengan mengenakan berbagai kostum, mulai dari baju tradisional China hanfu lengkap dengan sanggul dan hiasan rambut, hingga seragam sekolah ala tokoh kartun Jepang. Beberapa di antaranya bahkan menyewa jasa fotografer bayaran untuk mengabadikan momen spesial ini.
Ragam Bunga dan Atraksi di Taman Yuyuantan
Taman Yuyuantan yang luasnya mencapai 132 hektare ini tidak hanya menawarkan bunga sakura (樱花, yīnghuā) berwarna merah muda dengan ujung kelopak berlekuk, tetapi juga bunga plum (梅花, méihuā) dengan berbagai warna seperti putih, merah muda, atau merah tua dengan kelopak berbentuk bulat, serta bunga persik (桃花, táohuā) dengan kelopak merah muda dan ujung agak runcing. Keberagaman jenis bunga ini menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Untuk berkeliling dan menikmati semua keindahan yang ditawarkan, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga 10 RMB (sekitar Rp24 ribu) melalui aplikasi WeChat. Taman ini menyediakan berbagai lokasi rekomendasi untuk berfoto, termasuk taman bunga sakura di bagian barat, danau pengalihan di bagian utara, pulau Zhongshan di bagian selatan, dan taman Liuchun di bagian timur.
Jika lelah, pengunjung dapat beristirahat di tepi danau seluas 50 hektare di tengah taman, sembari menikmati pemandangan danau atau melihat penampilan musik èrhú khas China yang mirip seperti rebab. Pengunjung juga bisa sekadar duduk di bawah rindangnya pohon dengan angin musim semi yang tidak terlalu dingin. Tersedia pula jasa penyewaan kapal dengan kapasitas empat hingga enam orang untuk menjelajahi danau, dengan harga mulai dari 200 RMB (sekitar Rp490 ribu) per jam.
Tidak hanya itu, berbagai jajanan khas juga tersedia, seperti kue beras ketan musim semi berwarna hijau dengan isian kacang merah, roti daging keledai, dan berbagai jenis satai, dengan harga mulai dari 7 RMB (sekitar Rp17 ribu). Hal ini melengkapi pengalaman berwisata kuliner di tengah keindahan alam.
Tips Berwisata Sakura Beijing di Musim Semi
Selama musim semi, pengunjung disarankan untuk datang pada hari kerja, khususnya sebelum pukul 13.00 waktu setempat. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan dan cuaca panas yang kering serta menyengat kulit, sehingga pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman.
Penting juga bagi pengunjung untuk tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air putih yang cukup, serta menggunakan pelembap tubuh dan tabir surya. Mengingat cuaca di Beijing cenderung kering, langkah-langkah ini dapat membantu mengurangi risiko serangan panas dan menjaga kesehatan kulit.
Bagi pengunjung yang memiliki alergi serbuk sari, disarankan untuk lebih berhati-hati, terutama karena konsentrasi serbuk sari yang tinggi terjadi antara pukul 10.00 hingga 17.00. Penggunaan masker, kacamata, dan topi sangat dianjurkan untuk melindungi diri dari paparan serbuk sari.
Selama musim semi, Taman Yuyuantan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 21.00 waktu setempat, memberikan waktu yang cukup bagi pengunjung untuk menikmati semua keindahan dan fasilitas yang ditawarkan.
Sumber: AntaraNews