Penjelasan Istana soal Pernyataan Prabowo Ogah Maju Pilpres 2029 Jika Gagal di Periode Pertama
Istana menyebut, Prabowo ingin mengajak seluruh jajaran di pemerintahannya untuk bekerja.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menjelaskan, tujuan pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal tak akan maju lagi di Pilpres 2029 jika gagal menjalankan pemerintahan di awal masa jabatannya sebagai presiden.
"Hari ini kan Presiden mau mengajak kita semua untuk semangat bekerja. Semuanya dirangkul untuk bisa bekerja. Bekerja untuk merealisasikan janji-janji ketika masa kampanye kemarin ya," kata Hasan, di Kantor PCO, Jakarta, Senin (19/5).
Dia menyebutkan, jika Prabowo ingin mengajak seluruh jajaran di pemerintahannya untuk bekerja. Sehingga, persoalan politik termasuk rencana maju kembali di Pilpres tak akan dibahas dalam waktu dekat.
"Jadi Presiden mau mengajak kita semua. Hari ini sama-sama, semua pendukung Presiden, ayo kita kerja. Kerja mewujudkan janji-janji ketika masa kampanye kemarin. Nanti soal politik itu ada waktunya. Bukan sekarang waktunya mikirin politik, kira-kira Presiden mau bilang kayak gitu," ujar dia.
Ingin Anak Buah Tunjukkan Prestasi
Prabowo ingin jajaran kabinetnya menunjukan prestasi bukan berlomba-lomba membahas politik untuk pilpres 2029 mendatang.
"Buktikan dulu apa yang kita janjikan kepada masyarakat itu bisa terealisasi, bisa terwujud. Jadi tunjukkan prestasi lah. Jadi Presiden mau mengajak semua pendukungnya, semua anggota kabinetnya, hari ini tunjukkan prestasi dulu untuk mewujudkan janji-janji pada masa kampanye dulu," tegas Hasan.
"Kalau urusan politik adalah waktunya nanti. Menjelang-menjelang pemilu adalah urusan politik nanti, waktunya kan kira-kira begitu," imbuh dia.