Prabowo: Baru 100 Hari Sudah Bahas Pilpres 2029, Kalau Mengecewakan Saya Malu untuk Maju Lagi

Menurut Prabowo, rakyat wajib memantau selama perjalanan pemerintahannya. Jika mengecewakan, maka tidak perlu lagi didorong untuk maju Pilpres 2029.

Nanda Perdana Putra
Oleh Nanda Perdana Putra - Reporter
Prabowo: Baru 100 Hari Sudah Bahas Pilpres 2029, Kalau Mengecewakan Saya Malu untuk Maju Lagi
Presiden Prabowo Subianto (Instagram/Presiden Republik Indonesia)

Presiden Prabowo Subianto mengaku ditodong untuk maju lagi dalam Pilpres 2029 lewat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra. Belakangan, suara partai koalisi pun menyiratkan hal serupa.

"Dan memang sebetulnya aneh, baru 100 hari bekerja sudah dipaksa untuk mencalonkan untuk tahun 2029. Nanti, nanti ada itu pengamat-pengamat, Prabowo ambisi," tutur Prabowo dalam HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2).

Menurutnya, rakyat wajib memantau selama perjalanan pemerintahannya. Jika mengecewakan, maka tidak perlu lagi didorong untuk maju Pilpres 2029.

"Saudara-saudara, saudara minta saya bersedia dicalonkan lagi tahun 2029. Saya katakan kalau program-program saya tidak berhasil, tidak perlu saudara calonkan saya terus. Saya kalau mengecewakan kepercayaan rakyat, saya malu untuk maju lagi," jelas dia.

Namun yang pasti, kata Prabowo, dirinya sedari kecil hanya ingin melihat Indonesia menjadi negara yang hebat dan kuat.

"Sumpah saya, sama dengan senior-senior saya di situ, tidak ada bahwa kita ingin kekuasaan untuk kehebatan kita sendiri, ndak ada,” tegas Prabowo.

Diminta Gerindra Maju Capres 2029

Partai Gerindra menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) ke-7 di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/2). Dalam kongres itu, Prabowo kembali diminta menjadi calon presiden dari Partai Gerindra pada Pilpres 2029.

"Kongres meminta kepada beliau (Prabowo) agar Partai Gerindra dalam Pilpres 2029 bersedia dicalonkan sebagai capres dari Partai Gerindra untuk periode (2029-2034)," kata Muzani kepada wartawan di Hambalang, Jawa Barat, Kamis (13/2).

Menurut dia, Prabowo menjawab 'Insya Allah' saat diminta kesediannya diusung kembali menjadi capres pada Pilpres 2029. Muzani menyampaikan Prabowo meminta waktu untuk menyelesaikan tugas sebagai Presiden RI periode 2024-2029.

"Terhadap hal ini, beliau menyatakan, ‘Insya Allah’. Namun, beliau meminta waktu untuk menyelesaikan tugas kepresidenannya dan memenuhi janjinya kepada rakyat. Tapi beliau (Prabowo) mengatakan Insya Allah," jelas Muzani.

Prabowo Terpilih Lagi Jadi Ketum Gerindra

Kongres ini dihadiri semua pengurus DPD Partai Gerindra tingkat provinsi, dan semua pengurus DPC Partai Gerindra tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Kemudian, Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Dewan Penasehat, Dewan Pimpinan Pusat hingga anggota fraksi Partai Gerindra di DPR kabupaten.

Para peserta kongres juga mengusulkan Prabowo kembali menjadi Ketua Umum Partai Gerindra periode 2025-2030. Prabowo pun langsung menyetujui permintaan para kader Partai Gerindra.

"DPC dan DPD meminta agar Pak Prabowo kembali menjadi Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Pak Prabowo ketika ditanya, beliau menyatakan bahwa jika itu adalah permintaan kader, permintaan partai, beliau terima," tutur Muzani.

"Akhirnya, kita tetapkan beliau (Prabowo) menjadi Ketua Umum Partai Gerindra periode 2025-2030," sambung dia.

Rekomendasi