Pemkot Jakbar Manfaatkan QRIS Galang Dana Bencana di Malam Tahun Baru 2026
Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) berinovasi menggunakan QRIS untuk menggalang dana bencana bagi korban di Sumatera, bertepatan dengan perayaan malam Tahun Baru 2026 yang meriah.
Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mengambil langkah inovatif dalam merayakan malam pergantian tahun. Pada perayaan malam Tahun Baru 2026, Pemkot Jakbar akan menggalang dana untuk korban bencana di Sumatera dengan memanfaatkan teknologi QRIS. Acara ini akan dipusatkan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, menghadirkan kombinasi hiburan dan aksi sosial yang bermakna.
Inisiatif penggalangan dana ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Sumatera yang terdampak bencana alam. Dengan mekanisme donasi digital, diharapkan partisipasi publik dapat lebih mudah dan transparan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkot Jakbar dalam respons cepat terhadap isu kemanusiaan.
Menurut Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Barat, Sherly Yuliana, donasi melalui QRIS akan dimulai sejak bazar berlangsung. Petugas akan aktif menyosialisasikan kode QRIS kepada pengunjung, memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi.
Inovasi Penggalangan Dana Bencana dengan QRIS
Mekanisme penggalangan dana bencana menggunakan QRIS ini akan diintegrasikan langsung dalam rangkaian acara malam Tahun Baru. Sherly Yuliana menjelaskan bahwa sosialisasi kode QRIS akan dilakukan oleh petugas di lokasi bazar yang dimulai pukul 10.00 WIB. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak donatur secara efektif.
Untuk memastikan transparansi, informasi donasi dan kode QRIS akan ditampilkan secara jelas pada layar LED di setiap jeda pergantian acara. Pembawa acara (MC) juga akan secara berkala mengingatkan pengunjung mengenai kesempatan untuk berdonasi. “Nanti hasilnya secara transparan akan dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik,” kata Sherly, menegaskan komitmen Pemkot Jakbar terhadap akuntabilitas.
Penggunaan QRIS untuk menggalang dana bencana merupakan terobosan yang memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi. Kemudahan akses donasi digital ini diharapkan meningkatkan jumlah sumbangan yang terkumpul. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan transaksi nontunai.
Kemeriahan Malam Tahun Baru di Jakarta Barat
Persiapan perayaan malam Tahun Baru di Kantor Wali Kota Jakarta Barat telah mencapai tahap akhir. Pemasangan panggung dan dekorasi lainnya sedang dikebut hingga malam atau pagi hari sebelum acara dimulai. Sherly Yuliana menyatakan, “Tenda-tenda stan bazar sudah terpasang, tinggal panggung dan dekorasi lainnya kita kerjakan hari ini sampai malam atau besok pagi.”
Acara yang akan dimulai pukul 10.00 WIB ini akan menyediakan 40 stan bazar untuk 80 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jakpreneur. Ini memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produk mereka kepada khalayak luas. Kehadiran Jakpreneur juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Jakarta Barat.
Hiburan musik akan dimulai pada pukul 13.00 WIB, menampilkan tujuh band pelajar dan lima kelompok tari dari tingkat SMP, dengan dukungan dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Barat. Mereka akan tampil hingga menjelang Magrib, sebelum ditutup oleh band dari Subanpedda Jakarta Barat.
Ragam Hiburan dan Doa Bersama Lintas Agama
Setelah Magrib, rangkaian acara akan dilanjutkan dengan berbagai kesenian budaya Betawi, termasuk pertunjukan Gambang Kromong dari Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat. Pertunjukan teatrikal dari Abang None Jakarta Barat juga akan turut memeriahkan suasana, menampilkan kekayaan budaya lokal.
Acara utama akan dimeriahkan oleh penampilan musik dari Orkes Biang Kerok (Jakmania), Elang Band, serta hiburan musik dangdut dari Risma Kharisma. Penyanyi Hany Pattikawa juga akan membawakan lagu-lagu Indonesia Timur, menambah keragaman hiburan yang disajikan.
Di sela-sela penampilan tersebut, pada pukul 22.00 WIB, akan dilaksanakan doa lintas agama bersama. Acara ini akan menghadirkan para tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebagai simbol persatuan dan toleransi di tengah masyarakat multikultural Jakarta.
Pengaturan Lalu Lintas dan Parkir
Untuk kenyamanan pengunjung, kantong parkir akan difokuskan di gedung parkir Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi acara. Pengaturan parkir yang terpusat diharapkan mengurangi kemacetan.
Mengenai rekayasa lalu lintas, Suku Dinas Perhubungan (Sudin Perhubungan) Jakarta Barat akan melakukan penutupan akses jalan secara situasional. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan berlangsung. Pengunjung diimbau untuk memperhatikan informasi terbaru dari petugas di lapangan terkait perubahan arus lalu lintas.
Sumber: AntaraNews