Rangkaian Acara Hiburan Malam Tahun Baru di Jakarta, Tetap Meriah Meski Tanpa Kembang Api

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merencanakan berbagai kegiatan untuk merayakan Tahun Baru 2026.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Rangkaian Acara Hiburan Malam Tahun Baru di Jakarta, Tetap Meriah Meski Tanpa Kembang Api
Kondisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Sejumlah jalan protokol di Jakarta akan ditutup untuk kendaraan dan orang pada malam Tahun Baru 31 Desember 2020. (© 2025 Liputan6.com)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai rangkaian acara untuk merayakan Tahun Baru 2026. Perayaan kali ini mengedepankan tema kesederhanaan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap bencana yang melanda Sumatra dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa adanya pesta kembang api. Setiap kegiatan yang diadakan akan dimulai dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh lokasi pertunjukan.

"Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesederhanaan dalam perayaan Tahun Baru kali ini. Pesta kembang api bisa kita ganti dengan kegiatan positif lainnya, seperti berdonasi. Setiap rangkaian acara akan diawali dengan doa bersama sebagai wujud refleksi kolektif masyarakat Jakarta dalam menyambut tahun baru dengan semangat kebersamaan, harapan, dan kepedulian sosial," kata Budi dalam pernyataannya di Jakarta pada Selasa (30/12).

Sebanyak delapan lokasi perayaan Tahun Baru akan diadakan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk Taman Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, kawasan Semanggi, kawasan SCBD, hingga FX Sudirman.

Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen untuk memberdayakan UMKM di sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman, dengan lokasi di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman. Panggung utama perayaan akan berlokasi di Bundaran HI, menampilkan beberapa musisi terkenal Tanah Air seperti d'Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band.

Pemilihan lagu yang akan dibawakan mengusung tema kesederhanaan dan semangat untuk bangkit. Selain itu, perayaan ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan video mapping yang menggunakan drone, tanpa adanya kembang api, dengan tema kepedulian terhadap Sumatra.

Budi menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta dan Bank Jakarta untuk mengintegrasikan mekanisme donasi kemanusiaan dalam setiap kegiatan yang diadakan. Donasi ini ditujukan untuk membantu daerah yang terkena bencana, tidak hanya di Sumatra, tetapi juga di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan beberapa daerah lainnya.

"Donasi dilakukan melalui penyediaan QRIS di titik-titik acara dan kanal digital yang didukung oleh sistem pemantauan secara real time." Dengan cara ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya memastikan bahwa perayaan publik tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk aksi nyata solidaritas sosial. Ini juga terlihat dari pemilihan lagu yang diputar di Bundaran HI, seperti 'Jangan Menyerah' dari d'Masiv yang memberikan semangat dan harapan," tambahnya.

Malam Tahun Baru 2026 akan dirayakan di berbagai lokasi di tingkat Kota/Kabupaten Administrasi serta kawasan wisata unggulan. Beberapa tempat yang akan menjadi pusat perayaan termasuk Panggung Depan Museum Prasasti yang dikelola oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Mal Artha Gading di bawah pengawasan Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Selain itu, Taman Literasi Martha Tiahahu yang dikelola oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta International Stadium yang berada di bawah Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, serta Pulau Untung Jawa yang dikelola oleh Bupati Kepulauan Seribu juga akan turut meramaikan perayaan ini. Beberapa tempat lain yang juga akan menjadi lokasi perayaan adalah Ancol, Kota Tua, M Bloc Space, Setu Babakan, Mal Central Park, dan Taman Mini Indonesia Indah.

Bagi masyarakat yang berencana merayakan Tahun Baru di Jakarta, penting untuk menjaga keamanan diri dan mengutamakan keselamatan serta kebersihan lingkungan. Dengan demikian, perayaan malam Tahun Baru dapat berlangsung dengan kondusif dan penuh tanggung jawab.

"Semoga perayaan malam pergantian tahun dapat berlangsung hangat dan menjadi momentum refleksi untuk menyambut tahun baru sebagai pribadi yang lebih baik. Momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa saat berkumpul bersama teman atau keluarga. Jika merayakan di luar rumah, tetap jaga keamanan diri, keselamatan, dan kebersihan. Atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2026," pungkas Budi.

Rekomendasi