Pemkot Tangerang Buka Posko Bantuan Bencana Aceh di Festival Budaya, Kumpulkan Ratusan Juta Rupiah

Pemerintah Kota Tangerang membuka Posko Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra dalam rangkaian Festival Budaya 2025, berhasil menghimpun dana hingga Rp477 juta untuk korban bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Tangerang Buka Posko Bantuan Bencana Aceh di Festival Budaya, Kumpulkan Ratusan Juta Rupiah
Pemerintah Kota Tangerang membuka Posko Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra dalam rangkaian Festival Budaya 2025, berhasil menghimpun dana hingga Rp477 juta untuk korban bencana. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan kepedulian mendalam terhadap korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh. Sebagai respons cepat, Pemkot Tangerang membuka posko pengumpulan donasi khusus selama rangkaian Festival Budaya Kota Tangerang 2025.

Festival yang berlangsung meriah dari tanggal 5 hingga 7 Desember ini tidak hanya menjadi ajang perayaan seni dan budaya, tetapi juga platform untuk menggalang solidaritas kemanusiaan. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, secara langsung mengajak seluruh pengunjung dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya mulia ini.

Pembukaan posko ini merupakan langkah konkret Pemkot Tangerang untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak musibah. Dana yang berhasil dihimpun akan disalurkan melalui mekanisme resmi, memastikan bantuan tersebut sampai kepada mereka yang paling membutuhkan di Sumatra dan Aceh.

Semangat Gotong Royong dan Penggalangan Dana Kemanusiaan

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa inisiatif pembukaan posko donasi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons bencana. Sebelum posko dibuka untuk umum, pegawai Pemerintah Kota Tangerang telah lebih dahulu menunjukkan kepeduliannya dengan melakukan penggalangan dana internal.

Hasil dari penggalangan dana kemanusiaan di kalangan pegawai Pemkot Tangerang ini sangat menggembirakan, berhasil menghimpun uang sebesar Rp477 juta. Angka ini membuktikan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian di lingkungan pemerintahan Kota Tangerang.

Sachrudin menjelaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan profesional oleh Dinas Sosial Kota Tangerang. Selanjutnya, dana tersebut akan disalurkan melalui lembaga-lembaga resmi yang memiliki jaringan dan pengalaman dalam penanganan bencana, memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kebutuhan korban di Sumatra dan Aceh.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menekankan bahwa Festival Budaya Kota Tangerang bukan sekadar perayaan seni semata. Ia melihatnya sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam merawat warisan budaya yang paling berharga, yaitu budaya gotong royong dan kepedulian sosial yang telah diwariskan oleh leluhur.

Festival Budaya: Ruang Ekspresi, Kolaborasi, dan Ekonomi Kreatif

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, turut mengapresiasi tinggi semangat solidaritas kemanusiaan dan upaya pelestarian budaya yang terus digalakkan. Menurutnya, festival ini telah berkembang menjadi wadah penting untuk kolaborasi serta inovasi di tengah masyarakat Kota Tangerang yang heterogen.

Festival Budaya tahun ini menyuguhkan beragam seni dan budaya yang tidak hanya berasal dari Kota Tangerang sendiri, tetapi juga menampilkan kesenian dari daerah lain. Partisipasi dari Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, dan bahkan Ponorogo, semakin memperkaya pengalaman budaya bagi para pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menjelaskan bahwa Festival Budaya ini diselenggarakan di Mall Metropolis. Lokasi strategis ini dipilih untuk menjadi ruang ekspresi budaya, kreativitas, sekaligus ajang promosi pariwisata yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Tidak hanya fokus pada seni dan budaya, festival ini juga memberikan ruang luas bagi pelaku ekonomi kreatif. Pengunjung dapat menjelajahi berbagai stand UMKM Kota Tangerang, menikmati aneka kuliner dari food truck, serta menemukan produk-produk kreatif lokal yang inovatif. Selain itu, tersedia pula stand pelayanan publik yang mempermudah masyarakat mendapatkan informasi dan layanan langsung dari instansi terkait.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi