Pemkab Aceh Barat Perkuat Pengangkutan Sampah dengan Tambahan Armada Baru
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat serius tangani masalah sampah dengan menambah armada pengangkutan sampah, termasuk truk dan becak motor, demi kebersihan lingkungan dan target Adipura.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengambil langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui penambahan dua unit truk sampah dan delapan unit becak motor baru pada tahun 2026. Penambahan armada ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengangkutan sampah dari rumah tangga, tempat usaha, dan pusat pasar di seluruh Aceh Barat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Barat, Kurdi, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan. Ini dilakukan untuk memastikan layanan kebersihan dapat berjalan optimal, terutama mengingat volume sampah harian yang mencapai 89 ton. Penambahan ini juga diharapkan dapat menggantikan armada yang sudah tidak layak pakai.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, menunjukkan komitmen kuat terhadap penanganan sampah. Mereka memimpin apel gabungan di kompleks DLHK, menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait kebersihan lingkungan. Ini menandakan bahwa isu sampah telah menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Peningkatan Armada dan Kapasitas Angkut Sampah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Barat kini memiliki total 14 unit truk angkut sampah setelah penambahan dua unit baru pada tahun 2026. Selain itu, terdapat enam unit truk ambrol, tiga unit L-300, dan enam unit becak motor yang mendukung operasional. Penambahan ini vital mengingat produksi sampah harian di Aceh Barat mencapai 89 ton, dengan 28 ton di antaranya berasal dari Meulaboh, ibu kota kabupaten.
Kurdi menegaskan bahwa penambahan armada ini tidak hanya sekadar kuantitas, melainkan juga untuk meningkatkan efisiensi layanan. Armada baru ini akan menggantikan unit-unit lama yang sudah tidak layak pakai, memastikan bahwa proses pengangkutan sampah berjalan lebih lancar dan efektif. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat upaya menjaga kebersihan.
Khusus untuk layanan di masyarakat, Pemkab Aceh Barat juga menambah delapan unit becak motor pada tahun 2026. Penambahan ini menyusul empat unit becak yang telah ditambahkan pada tahun 2025 lalu. Keberadaan becak motor ini sangat membantu dalam menjangkau area-area permukiman padat yang sulit diakses oleh truk besar.
Dengan total armada yang lebih kuat, DLHK Aceh Barat berharap dapat memaksimalkan layanan pengangkutan sampah. Target utama adalah meningkatkan kebersihan lingkungan secara menyeluruh dan mencapai predikat Adipura. Ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah terhadap pengelolaan lingkungan.
Komitmen Pemerintah Daerah dan Dukungan Petugas Kebersihan
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, secara tegas menyatakan bahwa persoalan sampah bukan lagi masalah rutin, melainkan prioritas utama yang harus ditangani secara serius. Pernyataan ini disampaikan dalam apel gabungan di kompleks DLHK, yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Said Fadheil. Komitmen ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai penanganan sampah dan penguatan kebersihan lingkungan.
Tarmizi menekankan pentingnya peran jajaran DLHK sebagai garda terdepan dan teladan bagi instansi lain serta masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh personel bekerja dengan penuh dedikasi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak main-main dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Untuk memotivasi dan menghargai kinerja para petugas, Pemkab Aceh Barat berencana memberikan penghargaan. Penghargaan tersebut akan diberikan kepada pihak-pihak yang berkontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pada tahun 2025, Pemkab bahkan memberikan hadiah umrah sebagai bentuk apresiasi.
DLHK Aceh Barat memiliki 265 personel yang terdiri dari petugas kebersihan, sopir, kernet truk, petugas taman, riol, petugas pemakaman, ASN, dan PPPK. Seluruh personel ini berkomitmen untuk melayani masyarakat. Mereka berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, mendukung visi pemerintah daerah.
Sumber: AntaraNews