Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, berharap gerakan kerja bakti yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat dapat menjadi budaya bersama. Inisiatif ini bertujuan untuk mewujudkan Kota Jayapura yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak.
Abisai Rollo menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, Pemkot Jayapura mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari ketua RT, RW, kepala kampung, hingga warga umum, untuk aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan masing-masing.
Gerakan kerja bakti ini juga menjadi bagian penting dari persiapan Kota Jayapura sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Papua Raya. Rakor tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026, di mana Jayapura akan menyambut 42 bupati dan wali kota dari enam provinsi se-Papua. Kegiatan bersih-bersih ini diharapkan dapat menciptakan kesan positif bagi para tamu yang hadir.
Advertisement
Advertisement
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo secara tegas menyatakan bahwa kebersihan lingkungan adalah cerminan dari kepedulian bersama. Beliau mengimbau agar seluruh ketua RT, RW, dan kepala kampung dapat menggerakkan warganya untuk melakukan kerja bakti di wilayah masing-masing. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang bersih.
Menjaga kebersihan lingkungan merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kenyamanan hidup. Rollo juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang masih banyak ditemukan berserakan di sungai. Kesadaran akan dampak buruk sampah terhadap lingkungan perlu terus ditingkatkan.
Partisipasi aktif dari setiap individu akan sangat menentukan keberhasilan program kebersihan kota. Dengan adanya budaya kerja bakti Jayapura, diharapkan lingkungan kota dapat terjaga dengan baik dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh penghuninya.
Advertisement
Advertisement
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jayapura secara rutin melaksanakan kerja bakti setiap hari Jumat. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian ASN terhadap kebersihan kota. Mereka juga berupaya memberikan contoh positif kepada masyarakat agar turut serta menjaga lingkungan.
Rutinitas kerja bakti yang dilakukan oleh ASN ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah. Hal ini juga menjadi teladan bahwa menjaga kebersihan bukanlah tugas yang bisa ditunda atau diabaikan. Keseriusan ASN diharapkan dapat menular kepada seluruh lapisan masyarakat.
Selain sebagai bentuk kepedulian, kerja bakti yang dilakukan ASN juga merupakan bagian dari persiapan vital. Kota Jayapura akan menjadi pusat perhatian saat menjadi tuan rumah Rakor Kepala Daerah se-Papua Raya. Persiapan ini mencakup memastikan lingkungan kota terlihat rapi dan bersih.
Advertisement
Advertisement
Wali Kota Abisai Rollo menyoroti masalah sampah plastik yang masih banyak ditemukan berserakan, khususnya di sungai-sungai Jayapura. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan secara terus-menerus.
Edukasi lingkungan bukan hanya tentang larangan, tetapi juga tentang pemahaman dampak jangka panjang. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat akan lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan. Ini merupakan langkah krusial dalam menciptakan lingkungan yang lestari.
Pemkot Jayapura sangat berharap agar kegiatan kerja bakti tidak hanya dilakukan pada momen-momen tertentu saja. Sebaliknya, kerja bakti Jayapura diharapkan dapat menjadi kebiasaan dan bagian dari pekerjaan sehari-hari. Budaya bersih ini akan menjadi fondasi bagi kota yang lebih sehat dan nyaman di masa depan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews