Ole Romeny Timnas Indonesia: Merasa di Rumah Sendiri Jadi Kunci Produktivitas Gol di SUGBK
Penyerang andalan Ole Romeny Timnas Indonesia mengungkapkan rahasia di balik ketajamannya mencetak gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Apa yang membuatnya begitu produktif di 'rumah' sendiri?
Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kemenangan saat menghadapi Mozambik. Gol ini tercipta dalam ajang FIFA Match Day yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada hari Selasa.
Kunci di balik performa impresifnya ini diungkapkan langsung oleh pemain berusia 25 tahun tersebut. Ole Romeny merasa seperti berada di rumah sendiri setiap kali bermain di hadapan puluhan ribu suporter Garuda.
Gol tersebut menambah koleksi golnya menjadi enam untuk Tim Garuda, sebagian besar dicetak di kandang. Keberadaan di SUGBK tampaknya memberikan motivasi ekstra bagi pemain Oxford United ini.
Rahasia Produktivitas Ole Romeny di SUGBK
Ole Romeny menjelaskan bahwa kenyamanan adalah faktor utama di balik produktivitas golnya di SUGBK. Ia merasa nyaman dengan lingkungan stadion dan orang-orang di sekitarnya, baik rekan setim maupun para pendukung. "Saya merasa seperti berada di rumah sendiri di sini. Saya merasa nyaman di stadion ini dan bersama orang-orang di sekitar saya," kata Ole.
Dari total enam gol yang dicetak Ole Romeny untuk Timnas Indonesia, lima di antaranya lahir di kandang sendiri, SUGBK. Stadion berkapasitas 70 ribu penonton ini menjadi saksi bisu ketajaman sang striker.
Gol-gol kandang tersebut termasuk saat melawan Bahrain dan China pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. Selain itu, ia juga membobol gawang Saint Kitts dan Nevis dalam FIFA Series 2026, serta Oman dan Mozambik dalam FIFA Match Day bulan ini.
Kebebasan Berekspresi dan Kebanggaan Berseragam Garuda
Selain faktor kenyamanan, Ole Romeny juga menyoroti perasaan bebas yang ia rasakan saat mengenakan jersey Timnas Indonesia. Kondisi ini memungkinkan dirinya untuk mengekspresikan kemampuan terbaiknya di lapangan hijau. "Setiap kali saya menginjak lapangan dan mengenakan jersey Indonesia, saya merasa bebas. Dalam kondisi seperti itu saya bisa mengekspresikan diri dengan cara terbaik," ujar striker berusia 25 tahun tersebut.
Pemain Oxford United ini menikmati setiap menit bermain bersama rekan-rekannya di lapangan. Ia juga sangat menghargai dukungan dari semua orang yang hadir di stadion, menciptakan atmosfer yang positif. "Saya menikmati setiap menit bermain bersama saudara-saudara saya di lapangan dan bersama semua orang yang hadir di stadion. Saya benar-benar menyukainya," tambah Ole.
Satu-satunya gol yang dicetak Ole di luar SUGBK adalah saat debutnya untuk Tim Garuda ketika Indonesia dikalahkan Australia 1-5 di Sydney. Hal ini semakin memperkuat argumen bahwa SUGBK adalah 'rumah' yang membawa keberuntungan baginya.
Evaluasi Performa Tim dan Fokus Perbaikan
Meskipun meraih kemenangan 1-0 atas Mozambik, Ole Romeny mengakui bahwa Timnas Indonesia sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol lebih banyak. Ia melihat potensi peningkatan dalam efektivitas serangan tim. "Kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol," kata Ole.
Ole menegaskan bahwa tim akan terus berupaya memperbaiki aspek tersebut pada pemusatan latihan berikutnya. Fokus utama adalah meningkatkan penyelesaian akhir agar peluang yang tercipta dapat dikonversi menjadi gol. "Pada pemusatan latihan berikutnya kami akan terus memperbaiki hal tersebut," jelasnya.
Komitmen untuk terus berkembang ini menunjukkan mentalitas profesional dari para pemain Timnas Indonesia. Mereka bertekad untuk tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya dan memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
Sumber: AntaraNews