MRT dan LRT Jakarta Tetap Jalan, Dishub Terapkan Tarif Rp1 di Beberapa Jalur
Aksi yang sempat berujung anarkis di beberapa titik itu sempat mengganggu layanan transportasi publik, namun kini aktivitas warga perlahan kembali pulih.
Memasuki hari kedua bulan September, kondisi di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta, mulai berangsur normal pasca aksi demonstrasi yang berlangsung selama sepekan terakhir.
Aksi yang sempat berujung anarkis di beberapa titik itu sempat mengganggu layanan transportasi publik, namun kini aktivitas warga perlahan kembali pulih.
Khusus di Jakarta, Dinas Perhubungan DKI memastikan saat ini khusus perkereta apian sudah berjalan normal untuk di semua rute. Bahkan untuk MRT Jakarta dan LRT Jakarta, tarif dikenakan hanya Rp1.
"Sebagai bentuk apresiasi atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama pemulihan layanan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta akan memberikan layanan tarif gratis (Rp1,-) untuk seluruh pelanggan," tulis akun resmi Dishub Jakarta seperti dikutip Selasa (2/8).
Penyesuaian tarif diketahui berlaku mulai Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 7 September 2025 pukul 23.59 WIB.
"Untuk Mikrotrans dan penerima manfaat Kartu Layanan Gratis tetap Rp0,-, sementara untuk Royaltrans tetap menggunakan tarif normal," jelas Dishub Jakarta.
Dishub Jakarta berharap, dengan kebijakan ini masyarakat pengguna transportasi publik dapat ikut bersama dalam memulihkan layanan transportasi umum yang bersampak pada kenyamanan.
Sebagai informasi, tarif Rp1 tidak berlaku untuk tarif LRT Jabodebek. Melalui akun resmimya di sosial media, LRT Jabodebek menegaskan tarif kepada pelanggan tetap seperti pada hari biasanya dalam rentang Rp10.000 hingga Rp20.000.