Mensesneg Ungkap: Dari 9,9 Juta Mahasiswa, Baru 1,1 Juta Terima KIP
Sehingga, pihaknya pun mencoba menghitung serta memformulasikan ulang agar banyak mahasiswa yang bakal menerima KIP.
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, baru 1,1 juta mahasiswa yang menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). Hal ini disampaikannya usai Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan ribuan rektor, guru besar hingga dekan universitas.
"Salah satunya, jadi dilaporkan juga kepada Bapak Presiden berapa jumlah adik-adik mahasiswa sekarang yang sedang belajar, jadi kurang lebih ada sekitar 9,9 juta," kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1).
"Kemudian berapa yang sudah mendapatkan beasiswa dalam berbagai bentuk, salah satunya misalnya KIP yang baru 1,1 juta penerima," sambungnya.
Presiden Prabowo Langsung Berikan Arahan
Mengetahui hal itu, Presiden Prabowo langsung memberikan arahan kepadanya dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto.
Sehingga, pihaknya pun mencoba menghitung serta memformulasikan ulang agar banyak mahasiswa yang bakal menerima KIP.
"Nah di situlah juga Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami, terutama Mendikti Saintek dan kami sebagai Mensesneg mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar sebanyak mungkin penerima beasiswa," ujarnya.
Beasiswa LPDP
Dalam kesempatan itu Prabowo memberikan arahan untuk bisa mengalihkan Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
"Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM," tegasnya.
"Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%, karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," katanya.