Malut United Kalah dari Bhayangkara, Hendri Susilo Akui 'Game Plan' Tak Berjalan
Malut United menelan kekalahan 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Ternate. Pelatih Hendri Susilo mengakui 'game plan' tim tak berjalan, namun fokus kini beralih ke laga kontra Persib Bandung.
Malut United FC harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC setelah takluk 1-2 dalam laga lanjutan BRI Super League 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (31/1/2026) ini menyisakan kekecewaan bagi skuad Laskar Kie Raha.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, secara terang-terangan mengungkapkan bahwa strategi atau "game plan" yang telah disiapkan untuk pertandingan tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Kekalahan ini menjadi pukulan, namun Hendri menegaskan bahwa ini bukanlah akhir dari perjalanan tim.
Meski kecewa, Malut United tidak ingin berlarut dalam hasil negatif. Tim kini segera mengalihkan fokus dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan berikutnya, yakni pertandingan tandang melawan Persib Bandung yang tak kalah penting.
Evaluasi Mendalam Usai Malut United Kalah
Hendri Susilo menyatakan kekecewaannya pasca pertandingan, menyoroti kegagalan tim dalam menerapkan strategi yang telah disusun. "Tentu kami kecewa dengan kekalahan ini. Game plan yang disiapkan untuk pertandingan melawan Bhayangkara tak berjalan sebagaimana mestinya," kata Hendri Susilo dalam sesi konferensi pers usai laga.
Pelatih tersebut menambahkan bahwa ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap kekalahan. Sebagai nakhoda tim, Hendri Susilo secara jantan mengambil tanggung jawab penuh atas hasil ini dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh.
Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi kelemahan dan memperbaiki performa tim demi menghadapi laga-laga selanjutnya di kompetisi yang ketat. Fokus utama adalah mengembalikan kepercayaan diri pemain dan menyusun strategi yang lebih efektif.
Jalannya Pertandingan dan Gol Tunggal David Da Silva
Pertandingan di Stadion Gelora Kie Raha berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu, Bhayangkara Presisi Lampung FC. Gol-gol kemenangan Bhayangkara dicetak oleh Moussa Sidibe pada menit ke-22 dan Moises Wolschick di menit ke-52.
Pada babak pertama, Laskar Kie Raha cukup kesulitan menembus pertahanan The Guardians of Saburai. Ciro Alves dkk. hanya mampu melepaskan dua tendangan tanpa ada yang mengarah tepat ke gawang Bhayangkara selama 45 menit pertama.
Memasuki paruh kedua, Malut United menunjukkan dominasi dengan 69 persen penguasaan bola. Dari 11 percobaan tendangan, lima di antaranya berhasil mengenai target dan berbuah satu gol balasan yang dicetak oleh David Da Silva pada menit ke-70.
Namun, upaya keras Malut United untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta, memastikan Malut United kalah dalam pertandingan ini.
Debut Lucas Cardoso dan Tatap Laga Kontra Persib
Pertandingan ini juga menjadi momen debut bagi gelandang asal Brasil, Lucas Cardoso, yang tampil perdana bersama Malut United. Cardoso memulai penampilannya dari bangku cadangan, menggantikan Nilson Junior pada menit ke-40.
Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, Cardoso melihat laga perdananya sebagai pengalaman berharga. "Laga perdana ini menjadi pengalaman yang bagus untuk saya meski hasilnya tidak sesuai harapan," ujar Cardoso.
Senada dengan pelatih, Cardoso menegaskan komitmen tim untuk segera melupakan kekalahan ini dan fokus penuh menatap pertandingan berikutnya. "Kami akan fokus ke pertandingan berikutnya yang juga tak kalah penting, lalu berjuang meraih tiga poin untuk menyenangkan para suporter," tambahnya.
Saat ini, Malut United masih berada di peringkat keempat klasemen sementara BRI Super League 2025-2026 dengan koleksi 37 poin. Selanjutnya, Laskar Kie Raha akan bertandang ke markas Persib Bandung dalam laga pekan ke-20 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Jumat (6/2/2026).
Sumber: AntaraNews