Lima Bulan Berlalu, Eks Bupati Jembrana Tewas karena Dibunuh, Siapa Pelakunya?
Keduanya ditemukan tewas pada Agustus 2024 silam.
Polresta Denpasar, Bali, akhirnya mengungkap penyebab kematian mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Ardana dan sang istri A Sri Wulan Trisna. Keduanya ditemukan tewas pada Agustus 2024 silam.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Laorens Rajamangapul Heselo mengatakan dari hasil autopsi dipastikan keduanya meninggal dunia karena dibunuh.
"Kalau untuk pembunuhan itu sudah pasti, karena itu sudah berdasarkan dari hasil autopsi itu pembunuhan," kata Kompol Laorens, di Mapolsek Denpasar Selatan, Selasa (28/1) sore.
Kendati demikian, pihaknya juga belum bisa menentukan siapa pelaku pembunuh dan motifnya tentu juga belum diketahui.
"Tapi motifnya ini yang kita masih (cari), karena apa, motifnya apakah mungkin masalah harta atau mungkin masalah antara keluarga atau mungkin orang lain yang ingin masuk ke dalam, itu yang kita belum dapatkan, karena semua masih berupa petunjuk," imbuhnya.
Sampai saat ini, para penyidik masih mengumpulkan petunjuk untuk kemudian nantinya dijadikan alat bukti dan menentukan siapa pelakunya.
"Sampai saat ini itulah kendalanya, kita masih berupa petunjuk kita tidak bisa menuduh oh ini dia pelakunya, ini pelakunya. Cuma dari petunjuk-petunjuk itu masih kita rangkaikan dan yang jelas itu masih jalan," katanya.
Sementara kemungkinan pelaku orang dekat, dia belum bisa menyimpulkan. Namun sampai hari ini, 20 orang saksi sudah diperiksa.
"Kalaupun kita bilang siapa orangnya tapi kita kan harus punya sesuatu bukti yang memang mengatakan bahwa dia itu sebagai pelakunya memperkuat dengan alat bukti," ujarnya.
Sebelumnya, penemuan mayat korban yang merupakan mantan Bupati Jembrana, Bali, Ida Bagus Ardana dan istrinya, AAA Sri Wulandari Trisna membuat geger warga. Kedua korban ditemukan meninggal dunia, di dalam rumah milik korban, di Jalan Gurita 4 Nomor 6, Lingkungan Karya Darma, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Kamis tanggal 8 Agustus 2024 lalu.