Jalur Seleksi Mandiri UGM Masih Tersedia Kuota 3.670 Mahasiswa
Pendaftaran PBUTM, PBUB, dan UM UGM CBT pada 6 Mei – 10 Juni 2025.
Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri tahun 2025. Jalur ini menjadi salah satu alternatif utama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di kampus ternama tersebut.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Sigit Priyanta menyampaikan, pada tahun ajaran 2025, UGM menyediakan total kuota 9.236 mahasiswa baru. Dari jumlah tersebut, 40% atau sekitar 3.670 kursi disediakan untuk jalur seleksi mandiri.
“Kami akan menerima sebanyak 3.670 mahasiswa lewat jalur seleksi mandiri ini,” ujar Sigit dalam keterangan tertulis, Jumat (16/5).
Rincian Jalur Seleksi Mandiri UGM 2025
Jalur seleksi mandiri ini dibagi menjadi empat sub-jalur, yaitu:
- Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)
- Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)
- Afirmasi Tridharma UGM
- Ujian Mandiri UGM Computer-Based Test (UM UGM CBT)
“Dari 40 persen kuota itu, 10 persen dialokasikan untuk PBUB dan PBUTM, 10–15 persen untuk Afirmasi Tridharma, sisanya dipenuhi melalui UM UGM CBT,” jelas Sigit.
Pendaftaran PBUTM, PBUB, dan UM UGM CBT pada 6 Mei – 10 Juni 2025. Pelaksanaan UM UGM CBT di Yogyakarta: 1–5 Juli dan 7 Juli 2025, kemudian di Jakarta pada 7–12 Juli 2025. Sementara pengumuman hasil seleksi pada 19 Juli 2025.
Jalur Afirmasi Tridharma: Pendaftaran ditutup 23 April 2025. Sigit menyebutkan, UGM sudah menerima 2.783 mahasiswa lewat jalur SNBP dan akan menerima jumlah yang sama melalui jalur SNBT yang diumumkan pada 28 Mei 2025.
Syarat Seleksi PBUB dan PBUTM
Untuk jalur PBUB dan PBUTM, syarat utama adalah nilai rapor sebagai dasar akademik. Kemudian prestasi non-akademik, dibuktikan melalui sertifikat kejuaraan di bidang saintek, olahraga atau seni.
“Keunggulan Prestasi Akademik itu yang pertama. Lalu ditambah dengan bukti menang kejuaraan. Jika lolos administrasi, peserta akan diundang ke UGM untuk uji keterampilan,” jelas Sigit.
Sekretaris Ditmawa UGM, Dr. Hempri Suyatna menambahkan, pendaftar di jalur saintek, olahraga, dan seni harus mengirimkan video portofolio; sertifikat kejuaraan bertaraf nasional, regional, atau internasional.
“Untuk tingkat internasional bisa piagam finalis. Di tingkat nasional, juara 1–3, dan provinsi minimal juara 1 atau 2 seperti PORDA,” kata Hempri.
Hempri juga menyarankan calon mahasiswa untuk selalu memantau informasi resmi melalui situs dan media sosial UGM.