Istana Kepresidenan Dibuka untuk Pelajar, Simak Cara Mendaftarnya Berikut Ini
Kegiatan ini diberi judul 'Istana untuk Anak Sekolah' dan dimulai perdana hari ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).
Presiden Prabowo Subianto membuka lebar Istana Kepresidenan bagi anak-anak sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda Indonesia. Kegiatan ini diberi judul 'Istana untuk Anak Sekolah' dan dimulai perdana hari ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kegiatan 'Istana untuk Anak Sekolah' dilakukan adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, yang juga tercermin melalui berbagai program prioritas seperti makan bergizi, renovasi sekolah, penyediaan fasilitas pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan guru.
"Salah satu program terbesar Bapak Presiden adalah investasi membangun dan membentuk generasi muda. Ada makan bergizi, ada renovasi sekolah, toilet, kita pasang TV digital pembelajaran. Kemudian ada sekolah rakyat, sekolah integrasi, sekolah Garuda, ada insentif dan kesejahteraan untuk guru dan lain sebagainya. Hari ini kita buka istana untuk anak-anak sekolah untuk generasi penerus bangsa," ujar Teddy kepada awak media di lokasi, Selasa (7/4).
Dalam kegiatan 'Istana untuk Siswa Sekolah', para pelajar diajak mengikuti diskusi dan tanya jawab, serta berkeliling istana untuk mengenal sejarah bangsa dan sistem pemerintahan.
Para siswa juga diperkenalkan pada berbagai ruang penting di istana, termasuk tempat di mana keputusan strategis negara diambil.
"Kita ajak mereka untuk melihat istana, kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil. Untuk apa? Untuk memberi mereka keinginan untuk bercita-cita setinggi mungkin untuk bangsa ini," ujar Teddy.
Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa program ini tidak hanya dilaksanakan di Istana Merdeka dan Istana Negara, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di berbagai daerah di Indonesia.
Dia memastikan, kegiatan dilakukan bersifat inklusif, artinya sekolah-sekolah dari berbagai wilayah, termasuk di luar Pulau Jawa, akan difasilitasi untuk mengikuti kegiatan ini.
“Kita punya delapan (Istana), nanti masing-masing istana kita buka untuk anak sekolah juga. Untuk yang di luar Jakarta ataupun juga di luar Pulau Jawa Nanti akan difasilitasi untuk ke sininya,” jelas Teddy.
Cara Sekolah Daftar Kunjungan Istana
Teddy pun mendorong sekolah-sekolah yang ingin mengikuti program “Istana untuk Siswa Sekolah” agar dapat mendaftarkan diri ke Kementerian Sekretariat Negara maupun Sekretariat Kabinet. Nantinya, para pendaftar akan diatur untuk melakukan kunjungan ke Istana dan tidak ada seleksi khusus bagi sekolah yang ingin mendapat kesempatan berkunjung ke Istana.
“Untuk seleksinya tidak ada. Jadi silakan daftar ke tadi yang saya bilang kemudian nanti akan diatur oleh panitianya,” ujar Teddy.
Teddy juga menambahkan bahwa antusiasme para siswa sangat tinggi, mengingat sebagian besar dari mereka baru pertama kali mengunjungi Istana. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di kalangan generasi muda.
“Intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya istana ini dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, kemudian saat hari-hari besar lainnya ada, nah ini untuk anak-anak sekolah,” kata Teddy.
Sebagai informasi, dalam program barunya ini, Presiden Prabowo ingin memastikan satu hal bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan mimpi hanya karena tidak pernah melihat peluang.
Harapannya, para pelajar tidak lagi melihat Istana sebagai simbol kekuasaan melainkan sumber inspirasi. Sebab Istana yang dihuni oleh Presiden dan jajarannya adalah milik rakyat.