Injak Kabel Jaringan PLN, 2 Lansia di Pinrang Tewas Usai Tersengat Listrik
Kedua korban diduga meninggal setelah menginjak kabel jaringan PLN yang terputus, insiden yang kini viral di media sosial.
Warga Dusun Benrangnge, Desa Padaelo, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, digemparkan oleh tewasnya dua perempuan lansia, Bondeng (70) dan Pia (68), di halaman rumah mereka. Kedua korban diduga meninggal setelah menginjak kabel jaringan PLN yang terputus, insiden yang kini viral di media sosial.
Kepala Kepolisian Sektor Mattiro Bulu, Ajun Komisaris Irwan Kurniawan, menjelaskan bahwa insiden yang terekam dalam video terjadi pada Senin (22/12) lalu. Irwan menyebut, kedua lansia itu meninggal setelah menginjak kabel yang melintang dan masih dialiri listrik.
"Korban meninggal ini kakak dan adik. Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ujarnya, Selasa (23/12).
Kronologi
Irwan menjelaskan kronologi berawal saat Bondeng melihat sebuah kabel listrik tergeletak melintang di jalan. Tanpa mengetahui bahwa kabel tersebut masih dialiri arus listrik, korban berupaya memindahkannya.
"Sang kakak (Bondeng) langsung tersengat listrik dan terjatuh. Adiknya (Pia) yang bermaksud memberikan pertolongan justru ikut tersengat hingga akhirnya meninggal dunia di tempat," kata dia.
Sementara itu, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Kariango, Andi Nurul Fadhilah Ayu menjelaskan petugas PLN secara tanggap mengecek ke lokasi dan memastikan keamanan jaringan. Ia menyebut kabel putus di depan dua rumah lansia tersebut akibat cuaca buruk.
"Diketahui penyebab putusnya kabel adalah karena cuaca buruk dan hujan deras. Namun petugas PLN bergerak cepat mengamankan jaringan tersebut," kata Fadhilah melalui keterangan tertulisnya.
Lapor PLN
Fadhilah mengimbau kepada masyarakat luas apabila ada kejadian serupa untuk tidak mendekat dan segera melaporkan kepada PLN terdekat.
"Sebagai bentuk belasungkawa, kami sudah bersilaturahmi ke keluarga. Dari lubuk hati yang paling dalam kami juga turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut," ucapnya.