Identitas Pengemudi Mobil Tertimbun Tanah Longsor di Mojokerto
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah Sakit Sumberglagah, Pacet, Mojokerto.
Satu korban tanah longsor di Jalur Pacet-Cangar, Mojokerto, Jawa Timur, telah terungkap. Korban tewas itu diketahui bernama Masjid Zatmo Setio (31) asal Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.
Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Yo'ie Afrida Soesetyo Djati pun membenarkan terkait dengan identitas korban yang ditemukan pertama kali itu. Hal itu diperkuat dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang turut ditemukan di tempat kejadian perkara.
“Iya itu identitas (Masjid) sesuai dengan KTP yang diketemukan. Untuk korban yang lain masih belum diketahui jumlahnya,” katanya, Jumat (4/4).
Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya Yoni Fariza mengatakan, jasad Masjid ditemukan dalam mobil yang terempas tanah longsor. Dia menyebut minibus itu dalam kondisi terbalik usai terempas dan tertimbun material longsoran.
“Awalnya kami temukan pintu mobil, lalu kami evakuasi driver minibus. Yang berhasil kami evakuasi 1 orang dalam kondisi meninggal," ungkapnya.
Jenazah Sudah Dievakuasi ke RS
Jenazah Masjid kemudian dievakuasi ke rumah Sakit Sumberglagah, Pacet, Mojokerto. Yoni menyampaikan, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Mojokerto untuk memetakan jumlah korban tanah longsor di jalur Pacet-Cangar.
Informasi yang diperolehnya, terdapat 2 mobil yang tersapu tanah longsor. Yaitu pikap Daihatsu Gran Max warna putih nopol S 9137 NI dan satu minibus. Diperkirakan korban meninggal dua orang.
"Satu korban lainnya sudah terlihat, cuman posisinya kami masih kesulitan (evakuasi)," terangnya.
Diketahui, bencana tanah longsor terjadi di Pacet-Cangar, tepatnya di sekitar Wisata Air Terjun Watu Lumpang, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, saat tanah dan batuan dari tebing yang curam meluncur ke jalur Pacet-Batu.
Dua kendaraan, sebuah mobil pick up dan satu kendaraan lain yang belum diketahui jenisnya, tertimpa longsoran tanah dan batu yang menerjang jalur tersebut.