Gus Ipul Soal Rapat Pleno PBNU Penetapan Pj Ketum: Insyaallah Malam Ini
PBNU menggelar rapat pleno penetapan Pj Ketum di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa (9/12) malam.
Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan, keputusan penetapan Pj Ketum diputuskan malam ini.
Diketahui, PBNU menggelar rapat pleno penetapan Pj Ketum di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa (9/12) malam.
"Mudah-mudahan sudah ada keputusan, besok masih ada lagi programnya. Mudah-mudahan saja lah, tunggu sajalah satu dua jam," kata Gus Ipul kepada wartawan di lokasi.
Menteri Sosial (Mensos) ini memastikan, keputusan penetapan Pj Ketum akan diputuskan pada malam ini.
"Insya Allah malam (keputusannya). Kalau besok kan agendanya lain lagi. (calonnya) tunggu saja," tegasnya.
Menag Hadiri Rapat Pleno PBNU Penetapan Pj Ketum
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menghadiri kegiatan Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) penetapan Pj Ketua Umum (Ketum). Kegiatan ini digelar di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa (9/12) malam.
Pantauan merdeka.com, Nasaruddin Umar tiba dengan menggunakan pakaian berwarna putih serta blazer berwarna krem. Selain itu, ia juga menggunakan kopiah berwarna hitam dan memakai sarung.
Saat itu, kedatangan Nasaruddin langsung disambut oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Tak hanya itu, Gus Ipul juga ikut melakukan pengawalan terhadap Nasaruddin Umar hingga sampe ke tempat acara digelarnya rapat pleno.
Diketahui, rapat pleno berlangsung secara tertutup setelah lebih dulu dibuka oleh Rais Aam KH. Miftachul Akhyar.
Gubernur Jawa Timur Hadir Rapat Pleno PBNU
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kegiatan ini digelar di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa (9/12).
Pantauan merdeka.com, Khofifah tiba dengan menggunakan pakaian berwarna hijau serta hijab berwarna kuning. Awalnya, ia duduk di kursi peserta pleno saat tiba di lokasi acara.
Kemudian, Khofifah diminta untuk berpindah tempat duduk di panggung bersama dengan Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam KH. Anwar Iskandar dan KH. Afifuddin Muhajir.