Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pacitan Hari Ini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan bahwa gempa ini termasuk kategori menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng.
Gempa tektonik mengguncang wilayah Pacitan, Jatim pada Selasa (27/1) pukul 08.20 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki magnitudo terkini M 5,7 dengan episenter di darat, sekitar 24 km tenggara Pacitan, pada kedalaman 122 km.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan bahwa gempa ini termasuk kategori menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," ujarnya.
Dampak dan Intensitas
Menurut BMKG, gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda:
Pacitan, Karangkates, Tulungagung: skala III–IV MMI (dirasakan banyak orang di dalam rumah).
Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar: skala III MMI (getaran terasa nyata, seperti truk melintas).
Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto: skala II–III MMI.
Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, Mataram: skala II MMI (dirasakan sebagian orang, benda ringan bergoyang).
Belum Ada Laporan Kerusakan
"Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami," tegas Daryono.
BMKG memastikan hingga pukul 08.35 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock). Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan selalu mengacu pada informasi resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti situs web, aplikasi mobile, serta akun media sosial resmi.