FOTO: Senja di Atas Proyek Tol Harbour Road II Ancol Timur Pluit
Pembangunan Jalan Tol Harbour Road II ruas Ancol Timur–Pluit terus dikebut untuk meningkatkan konektivitas dan mengurai kemacetan di kawasan utara Jakarta.
Foto udara memperlihatkan suasana pembangunan Jalan Tol Harbour Road II (HBR II) ruas Ancol Timur–Pluit menjelang matahari terbenam di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (6/4/2026). Cahaya senja menyelimuti bentangan konstruksi tol layang yang terus dikebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas di wilayah pesisir utara ibu kota.
Secara keseluruhan, Jalan Tol Harbour Road II memiliki panjang sekitar 9,7 kilometer dengan kecepatan rencana 80 kilometer per jam dan lebar lajur 3,5 meter. Infrastruktur ini dilengkapi simpang susun di Ancol Timur dan Pluit, serta ramp yang terhubung dengan Harbour Road I, sehingga diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan di kawasan tersebut.
Dengan nilai investasi sekitar Rp15,8 triliun, proyek ini tidak hanya ditujukan untuk menambah kapasitas lalu lintas, tetapi juga memperkuat jaringan jalan tol lingkar di Jabodetabek. Peningkatan konektivitas ini diyakini mampu mendorong efisiensi distribusi logistik sekaligus mendukung daya saing ekonomi nasional.
Pembangunan ruas Ancol Timur–Pluit menjadi bagian penting dalam menyeimbangkan beban lalu lintas di Jakarta, khususnya di wilayah utara yang selama ini masih terbatas akses jalur tolnya. Kehadiran tol ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan yang kerap terjadi dan menciptakan distribusi arus kendaraan yang lebih merata.
Dari sisi teknis, proyek ini menggunakan struktur box girder dengan lebar mencapai 14,3 meter, termasuk salah satu yang terlebar di Indonesia. Setiap jalur terdiri atas tiga lajur dengan lebar masing-masing 3,5 meter, serta memiliki bentang antarstruktur sekitar 47 meter, mencerminkan skala dan kompleksitas pembangunan yang tengah berlangsung.