Festival ini diikuti oleh 14 regu peserta yang masing-masing setiap regunnya terdapat 12 orang peserta.
Dimana tugas mereka terbagi menjadi tiga yakni, untuk 10 orang bertanggungjawab sebagai pendayung, kemudian seorang sebagai pemegang kemudi yang posisi berada di belakang perahu dan seorang lagi di posisi depan sebagai pemukul bedug.
Lomba Dayung Klidang Lor di Batang berpotensi besar menjadi agenda nasional. Pemkab Batang berkomitmen penuh mendukung pengembangan tradisi budaya ini untuk menarik lebih banyak pengunjung dan peserta.
Pemerintah Kota Batam berambisi menjadikan Batam International Sea Eagle Boat Race sebagai event global mulai tahun 2025, membangkitkan olahraga tradisional dan ekonomi lokal.
Ratusan Siswa Pecinta Alam (Sispala) dari puluhan sekolah di Jakarta meramaikan Festival Dayung KBT Duren Sawit, sebuah inisiatif Fasta DKI untuk mencari bibit atlet dayung.
Denpasar Kite Festival IX 2025 kembali digelar, menjadi ajang pelestarian tradisi melayangan yang unik. Simak bagaimana festival ini sukses menarik ribuan peserta dan mendukung pariwisata budaya!
Upacara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Festival Merdekarst Klapanunggal sekaligus mempromosikan semangat peduli terhadap kelestarian ekosistem karst.
Di negeri asalnya, Peh Cun yang dirayakan setiap bulan kelima tanggal kelima dalam penanggalan Tiongkok, punya sejarah panjang dan makna filosofis yang dalam.