Tahukah Kamu? 280 Sispala dari 36 Sekolah Ramaikan Festival Dayung KBT Duren Sawit, Dorong Pembinaan Atlet Muda!

Ratusan Siswa Pecinta Alam (Sispala) dari puluhan sekolah di Jakarta meramaikan Festival Dayung KBT Duren Sawit, sebuah inisiatif Fasta DKI untuk mencari bibit atlet dayung.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Kamu? 280 Sispala dari 36 Sekolah Ramaikan Festival Dayung KBT Duren Sawit, Dorong Pembinaan Atlet Muda!
Ratusan Siswa Pecinta Alam (Sispala) dari puluhan sekolah di Jakarta meramaikan Festival Dayung KBT Duren Sawit, sebuah inisiatif Fasta DKI untuk mencari bibit atlet dayung. (Merdeka.com)

Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Fasta) DKI Jakarta sukses menggelar Festival Dayung di Kanal Banjir Timur (KBT) Duren Sawit. Acara ini diikuti oleh 280 Siswa Pencinta Alam (Sispala) dari 36 sekolah di lima wilayah Jakarta. Kegiatan positif ini berlangsung pada Sabtu, 13 September, dan Minggu, 14 September.

Festival ini bertujuan utama untuk mencari bibit-bibit atlet dayung atau arung jeram potensial di kalangan pelajar. Selain itu, Fasta DKI juga berupaya menjadikan KBT sebagai ikon destinasi wisata baru yang menarik. Pembukaan dan coaching clinic telah dilaksanakan pada hari pertama, diikuti perlombaan pada hari kedua.

Ketua Fasta Jakarta, Adjie Rimbawan, mengungkapkan bahwa terdapat lima kategori lomba yang dipertandingkan. Kategori tersebut meliputi Kayak Putra, Kayak Putri, Pitkano Putra, Pitkano Putri, dan Dayung Beregu. Jarak tempuh lomba bervariasi antara 200 hingga 350 meter, disesuaikan dengan masing-masing kategori.

Mencetak Atlet Dayung dan Mengembangkan KBT sebagai Destinasi Wisata

Ketua Fasta Jakarta, Adjie Rimbawan, menjelaskan bahwa Festival Dayung KBT ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembinaan dan penjaringan bibit-bibit atlet dayung atau arung jeram. Potensi generasi muda di bidang olahraga air perlu terus digali dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Tujuan kedua adalah untuk mempromosikan Kanal Banjir Timur (KBT) sebagai destinasi wisata baru. Dengan banyaknya aktivasi kegiatan positif seperti Festival Dayung KBT ini, diharapkan KBT dapat menjadi ikon yang menarik. Hal ini sekaligus dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi rekreasi di area tersebut.

Perlombaan dalam Festival Dayung KBT ini dibagi menjadi lima kategori yang menantang. Kategori tersebut adalah Kayak Putra, Kayak Putri, Pitkano Putra, Pitkano Putri, dan Dayung Beregu. Setiap kategori memiliki jarak tempuh yang berbeda, mulai dari 200 meter hingga 350 meter, untuk menguji ketangkasan peserta.

Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Festival Dayung

Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar, Ketua Dewan Pembina Fasta Jakarta, menekankan pentingnya kegiatan seperti Festival Dayung KBT dalam membentuk karakter generasi muda. Beliau menyatakan, "Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita tidak bisa membiarkan generasi muda disorientasi terhadap alam dan lingkungannya." Kegiatan ini menjadi wadah positif.

Melalui partisipasi dalam kegiatan alam dan olahraga seperti Festival Dayung KBT, generasi muda diharapkan dapat menjadi pemimpin masa depan. Mereka akan dibekali dengan karakter cinta tanah air dan cinta alam yang kuat. Pembentukan karakter ini sangat krusial untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Senada dengan itu, Dailami Firdaus, Anggota DPD RI dari Dapil DKI Jakarta dan Penasihat Sispala Jakarta, menyoroti pentingnya sinergi. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda sangat dibutuhkan untuk mendukung acara seperti Festival Dayung KBT. Kegiatan ini juga menciptakan suasana kondusif di masyarakat.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah dan Harapan Keberlanjutan

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Dayung KBT ini. Beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fasta serta Sispala DKI Jakarta atas inisiatif kegiatan positif tersebut. Munjirin berharap festival ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di KBT.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bahwa BKT telah dipilih menjadi lokasi Festival Dayung ini," kata Munjirin. Beliau juga menambahkan, "Saya mohon festival ini dibuat kalender rutin, tidak hanya tahun ini saja." Keberlanjutan acara ini dianggap penting untuk pembinaan berkelanjutan.

Munjirin juga berharap bahwa partisipasi pelajar usia SMA dan sederajat dapat menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini. Dengan menanamkan nilai cinta alam dan tanah air sejak muda, diharapkan generasi muda terhindar dari perilaku negatif. Ini termasuk tawuran dan penyalahgunaan narkoba yang merusak masa depan mereka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi