Malam puncak Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026 telah sukses diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta, pada Jumat malam. Sebanyak 15 pasang finalis menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang bergengsi ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memilih Duta Pariwisata dan Duta Budaya yang akan mewakili Jakarta Barat di tingkat provinsi. Para duta terpilih nantinya akan aktif dalam berbagai program promosi pariwisata serta pelestarian budaya, mengemban nama baik Jakarta Barat.
Proses seleksi ketat telah dilalui oleh para peserta Pemilihan Abang None Jakarta Barat ini, dimulai dari ratusan pendaftar hingga menyisakan 30 finalis yang berkompetisi. Mereka juga telah menjalani pembekalan intensif selama lebih dari satu bulan untuk mempersiapkan diri.
Advertisement
Advertisement
Mengangkat Tema 'Nadi Jakarta Barat: Global & Berbudaya'
Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026 mengusung tema "Nadi Jakarta Barat: Global & Berbudaya", yang memiliki makna mendalam. Tema ini terinspirasi dari sejarah panjang kawasan Pecinan Glodok, Kota Tua, dan Kali Besar.
Kawasan-kawasan tersebut telah menjadi titik pertemuan beragam budaya, termasuk Tionghoa, Arab, Eropa, dan Nusantara, sejak abad ke-17. Hal ini menjadikannya simbol identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
Menurut Sherly Yuliana, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, tema ini selaras dengan peringatan lima abad Jakarta. Kota ini terus bergerak menuju status kota global yang berbudaya, dan semangat ini diwujudkan melalui koreografi Nandak yang ditampilkan para finalis Abang None Jakarta Barat.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis Abang None sebagai Duta Pembangunan
Pemenang Abang None Jakarta Barat tidak hanya sekadar menjadi ikon, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai Duta Pariwisata dan Duta Budaya. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam mempromosikan kekayaan pariwisata dan kebudayaan yang dimiliki Jakarta Barat.
Sherly Yuliana mengungkapkan bahwa para duta ini akan mewakili Jakarta Barat dalam berbagai program promosi di tingkat provinsi. "Jadi, nantinya mereka akan menjadi Duta Pariwisata dan Duta Budaya, mewakili Jakarta Barat pada berbagai program promosi pariwisata dan pelestarian budaya di tingkat provinsi," katanya.
Lebih dari itu, ajang Pemilihan Abang None Jakarta Barat ini diharapkan dapat melahirkan duta pembangunan yang berkontribusi aktif mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tujuannya adalah untuk meningkatkan citra positif Jakarta Barat sebagai kota yang nyaman dikunjungi.
Advertisement
Kontribusi ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, ke wilayah Jakarta Barat.
Advertisement
Proses Seleksi Ketat Menuju Malam Puncak
Perjalanan menuju malam final Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026 melibatkan proses seleksi yang panjang dan ketat. Awalnya, sebanyak 250 peserta mendaftar, terdiri atas 92 calon Abang dan 158 calon None.
Setelah melalui seleksi awal pada 6-7 Juni 2026, panitia menetapkan 30 finalis, atau 15 pasang Abang None, yang berhak melaju ke tahap selanjutnya. Para finalis ini kemudian mengikuti pembekalan intensif.
Pembekalan yang berlangsung dari 8 Juni hingga 17 Juli 2026 mencakup berbagai materi penting. Materi tersebut meliputi wawasan pemerintahan, kepariwisataan, kebudayaan Betawi, dan komunikasi publik, guna mempersiapkan para calon Abang None Jakarta Barat secara komprehensif.
Advertisement
Rangkaian acara juga termasuk kegiatan Road to Final pada 10 Juli 2026, di mana para finalis menampilkan peragaan busana Batik Gobang, batik khas Jakarta Barat, hasil rancangan mereka sendiri. Malam final sendiri dimeriahkan oleh penampilan Voice of West, Dbatlayar, dan Geisha, serta dipandu oleh Pricilla Justian dan Septa Andrian, Abang None Jakarta Barat sebelumnya.
Sumber: AntaraNews