Sudinkes Jakarta Barat Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit Krusial

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat gencar mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis. Layanan ini penting untuk skrining berbagai penyakit demi deteksi dini kondisi kesehatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sudinkes Jakarta Barat Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit Krusial
Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat gencar mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis. Layanan ini penting untuk skrining berbagai penyakit demi deteksi dini kondisi kesehatan. (AntaraNews)

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat (Sudinkes Jakbar) secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Inisiatif ini bertujuan menyediakan layanan skrining komprehensif berbagai penyakit. Deteksi dini kondisi kesehatan menjadi fokus utama program tersebut.

Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Sahruna, menjelaskan bahwa CKG menawarkan cakupan pemeriksaan yang luas. Program ini menyasar masyarakat umum, Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta kelompok lainnya. Skrining dilakukan melalui kuesioner dan pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan.

Salah satu pelaksanaan CKG terbaru berlangsung pada Jumat, 18 Juli, di Aula Kantor Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Sebanyak 92 peserta, termasuk ASN, kader PKK, dan petugas PJLP, telah mengikuti kegiatan ini. Program ini krusial untuk menjaga kesehatan sebagai modal utama pelayanan publik.

Cakupan Layanan Cek Kesehatan Gratis yang Komprehensif

Layanan Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan Sudinkes Jakarta Barat memiliki cakupan pemeriksaan yang sangat luas. Masyarakat dapat menjalani skrining aktivitas fisik untuk menilai kebugaran tubuh. Selain itu, terdapat pemeriksaan untuk mendeteksi potensi penyakit menular seperti tuberkulosis (TB).

Program ini juga mencakup skrining kesehatan jiwa, fungsi hati, serta faktor risiko berbagai jenis kanker. Penilaian status gizi, pemeriksaan hipertensi, dan diabetes juga termasuk dalam layanan CKG. Tidak hanya itu, kesehatan mata, telinga, gigi, penyakit kulit, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), kanker leher rahim, dan kanker paru turut menjadi fokus pemeriksaan.

Pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala ditekankan oleh Lurah Kembangan Utara, Pepen. Menurutnya, kesehatan adalah modal utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan tanpa menunggu munculnya keluhan.

Antusiasme Warga dan Target Pencapaian Sudinkes Jakarta Barat

Pelaksanaan program CKG di Aula Kantor Kelurahan Kembangan Utara menunjukkan antusiasme yang baik dari peserta. Selain 92 peserta yang mengikuti skrining umum, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan tes IVA yang diikuti 20 peserta. Sebanyak 55 peserta lainnya menjalani pemeriksaan dahak sebagai bagian dari deteksi dini TB.

Lurah Kembangan Utara, Pepen, mengajak ASN, kader PKK, dan PJLP yang belum mengikuti CKG untuk segera memanfaatkan layanan ini. Ia menegaskan bahwa masih ada 17 orang yang belum mengikuti CKG dan akan dijadwalkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ajakan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan semua pihak menjaga kesehatan.

Hingga tanggal 6 Juli 2026, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mencatat bahwa 593.654 penduduk telah mengakses program CKG. Angka ini setara dengan 23,14 persen dari total penduduk di wilayah tersebut. Sahruna menyatakan bahwa pihaknya menargetkan 46 persen penduduk Jakarta Barat, atau sekitar 1.180.124 orang, telah memanfaatkan layanan CKG hingga akhir tahun 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi