Fakta Unik Peran Saka Nasional: Kwarcab Sigi Utus 25 Peserta ke Gorontalo untuk Ajang Bergengsi
Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sigi mengirimkan 25 peserta terbaiknya untuk mengikuti Peran Saka Nasional di Gorontalo, ajang penting pembentukan karakter dan persaudaraan Pramuka. Simak selengkapnya!
Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Sigi menunjukkan komitmennya dalam pengembangan generasi muda dengan mengutus 25 peserta terbaiknya. Para peserta ini akan mengikuti Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional yang akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Acara bergengsi tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 hingga 9 November 2025, menjadi wadah penting bagi Pramuka Sigi untuk menunjukkan kualitas dan karakternya. Keikutsertaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga serta memperkuat jaringan antar Pramuka se-Indonesia.
Ketua Kwarcab Sigi, Moh Rizal Intjenae, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk nyata komitmen Kwarcab Sigi. Tujuannya adalah untuk turut aktif mengembangkan kapasitas individu para peserta didik dalam ajang nasional tersebut, sekaligus membawa nama baik daerah di kancah nasional.
Komitmen Kwarcab Sigi dalam Peran Saka Nasional
Moh Rizal Intjenae, Ketua Kwarcab Sigi, menyatakan bahwa keikutsertaan Pramuka Sigi dalam Peran Saka Nasional adalah bentuk komitmen kuat. "Jadi keikutsertaan Pramuka Sigi dalam peran saka nasional merupakan bentuk komitmen untuk turut aktif mengembangkan kapasitas individu para peserta didik dalam ajang nasional tersebut," kata Rizal Intjenae saat melepas kontingen.
Ia juga mengemukakan bahwa Peran Saka bukan sekadar perkemahan biasa, melainkan momentum penting untuk berbagai tujuan. Ajang ini tidak hanya untuk membangun jaringan, melainkan juga membentuk karakter, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta mempererat persaudaraan antar Pramuka dari seluruh Indonesia.
Rizal Intjenae menambahkan bahwa Pramuka Sigi siap memainkan peran aktif dalam kegiatan ini. "Kami siap memainkan peran aktif, tidak hanya sebagai peserta tetapi juga sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang lebih besar di tingkat nasional, sekaligus memastikan Pramuka Sigi dapat menunjukkan kualitas, karakter, dan kontribusi nyata," ucapnya.
Ia juga menuturkan agar seluruh peserta dari Kabupaten Sigi dapat bertanggung jawab penuh. Hal ini penting untuk menjaga nama baik daerah sekaligus menunjukkan Pramuka Sigi yang tangguh, tumbuh, dan maju di hadapan Pramuka dari seluruh penjuru negeri.
Proses Seleksi dan Harapan untuk Peserta Pramuka Sigi
Ketua Dewan Kerja Cabang Sigi, Adrianti, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi yang ketat. Proses ini juga diikuti dengan pembekalan intensif selama beberapa bulan terakhir untuk memastikan kesiapan mereka.
Adrianti menekankan bahwa Peran Saka Nasional memiliki makna lebih dari sekadar perkemahan. "Tentunya ini bukan sekadar perkemahan, tetapi juga wadah untuk belajar sekaligus menyalurkan ide, kreativitas," sebut Adrianti.
Ia berharap, ketika kembali dari Gorontalo, ilmu dan pengalaman yang didapat akan bertambah. Pengetahuan ini kemudian dapat dipakai untuk mengabdi pada masyarakat Sigi sekaligus mengembangkan satuan karya masing-masing di daerah.
Persiapan matang ini menjadi kunci agar peserta dapat menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya. Dengan demikian, mereka bisa menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Ragam Satuan Karya yang Diutus
Dari total 25 peserta yang diutus Kwarcab Sigi, mereka berasal dari berbagai Satuan Karya (Saka) yang berbeda. Keberagaman ini menunjukkan spektrum minat dan keahlian yang luas dari Pramuka Sigi.
Menurut Adrianti, rincian peserta tersebut meliputi empat peserta dari Saka Wira Kartika, empat peserta dari Saka SAR, dan empat peserta dari Saka Bhayangkara. Selain itu, ada juga empat peserta dari Saka Widya Budaya Bakti.
Kontingen juga diperkuat dengan empat peserta dari Saka Kalpataru, dua peserta dari Saka Pengawasan Obat dan Makanan, serta satu peserta dari Saka Bakti Husada. Terakhir, terdapat satu peserta dari Wanabakti dan Pimpinan Kontingen Cabang yang akan mendampingi seluruh peserta selama kegiatan.
Kehadiran perwakilan dari berbagai Saka ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman seluruh peserta. Mereka dapat saling berbagi pengetahuan dan keterampilan dari bidang masing-masing selama Peran Saka Nasional berlangsung.
Sumber: AntaraNews