Fakta Unik: 2.000 Sak Beras SPHP Ludes Terjual dalam Gerakan Pangan Murah Polsek Kintap, Bantu Stabilkan Harga!
Polsek Kintap sukses distribusikan 10 ton Beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah. Bagaimana upaya ini meringankan beban warga dan menstabilkan harga pangan?
Polsek Kintap, jajaran Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, baru-baru ini sukses mendistribusikan 10 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kegiatan ini dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disambut antusias oleh masyarakat.
Distribusi beras SPHP ini berlangsung pada Jumat (18/10) di halaman Mako Polsek Kintap, dilanjutkan pengantaran langsung ke rumah warga. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meringankan beban ekonomi masyarakat.
Sebanyak 2.000 sak beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak ludes terjual. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta mengendalikan inflasi di wilayah Kecamatan Kintap.
Upaya Polsek Kintap dalam Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysory, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Tujuannya adalah untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan dan mengendalikan inflasi di daerah.
Distribusi 10 ton beras SPHP dari Perum Bulog ini menjadi langkah konkret. Ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kecamatan Kintap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Antusiasme warga sangat tinggi, menunjukkan betapa pentingnya intervensi seperti ini. Fluktuasi harga pangan seringkali menjadi tantangan besar bagi rumah tangga.
Detail Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Dampaknya
Gerakan Pangan Murah (GPM) ini dilaksanakan di halaman Mako Polsek Kintap. Kemudian dilanjutkan dengan pengantaran langsung oleh personel Polsek dan Bhabinkamtibmas ke rumah-rumah warga.
Total 2.000 sak beras SPHP dengan berat masing-masing 5 kilogram berhasil didistribusikan. Seluruh stok tersebut terjual habis, menandakan kebutuhan mendesak di kalangan masyarakat.
Harga jual beras sebesar Rp60.000 per sak dinilai sangat membantu. Ini memberikan akses pangan yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
AKP Ahmad Baysory berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Ini untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Komitmen Polri untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kegiatan distribusi beras SPHP ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri. Khususnya dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan nasional.
Polsek Kintap berkomitmen untuk terus mempererat kemitraan dengan masyarakat. Hal ini dilakukan dengan menghadirkan manfaat nyata bagi warga di wilayah hukumnya.
“Polsek Kintap akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu kesejahteraan sosial dan ekonomi,” ujar AKP Ahmad Baysory. Pernyataan ini menegaskan peran aktif Polri di luar fungsi keamanan tradisional.
Sumber: AntaraNews