Dirut ANTARA: Peran Perhumas Penting Bangun Komunikasi Modern dan Atasi Disinformasi
Direktur Utama ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menegaskan peran Perhumas sangat penting dalam membangun komunikasi modern dan melawan disinformasi di era digital, khususnya di Banjarmasin.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menekankan krusialnya kehadiran Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) di berbagai daerah. Organisasi ini berperan penting dalam memperkuat pembangunan komunikasi modern. Perhumas juga diharapkan mampu menghadapi tantangan disinformasi yang masif di era digital saat ini.
Pernyataan ini disampaikan Benny Siga Butarbutar saat kegiatan pelantikan BPC Perhumas Banjarmasin. Acara tersebut berlangsung di Banjarmasin pada hari Sabtu. Kehadiran Perhumas di Banjarmasin juga menandai pentingnya Kalimantan dalam peta pemberitaan nasional.
Benny, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Perhumas, memberikan pemaparan dalam Seminar Komunikasi dan Kehumasan. Seminar bertajuk “Banjarmasin untuk Indonesia: Kolaborasi Strategis Humas di Era Digital dan Keberlanjutan” ini diadakan di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad AL Banjarbari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Peran Strategis Perhumas di Era Digital
Arus informasi yang sangat masif saat ini menuntut pendekatan komunikasi yang adaptif. Hal ini penting agar informasi tidak mudah terdistorsi oleh berita yang menyesatkan atau disinformasi. Benny Siga Butarbutar menegaskan, jika respons komunikasi lambat, ruang akan diisi oleh disinformasi.
Selain itu, informasi yang tidak akurat juga dapat menimbulkan masalah serius. Oleh karena itu, kunci utama dalam menghadapi tantangan ini adalah kecepatan yang diiringi dengan akurasi. Prinsip ini menuntut proses verifikasi berlapis dan konsistensi dalam mengelola isu-isu publik.
Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar relevan dan terpercaya. Komunikasi publik juga diharapkan mampu memberikan pencerahan serta memperkuat narasi pembangunan di tengah berbagai tantangan informasi. Peran humas di era digital sangat penting untuk membangun citra dan kepercayaan publik.
Penguatan Kapasitas Humas dan Narasi Pembangunan
Kondisi informasi yang kompleks saat ini membutuhkan sumber daya humas yang memiliki kompetensi kuat. Kompetensi ini mencakup pemahaman mendalam terhadap media dan dinamika pertarungan informasi yang semakin rumit. Humas harus mampu beradaptasi dengan teknologi digital untuk mencapai keberhasilan jangka panjang.
Benny menilai Perhumas sebagai organisasi profesi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas tersebut. Jaringan Perhumas yang berskala internasional menjadi modal penting untuk pengembangan ini. Perhumas dapat mendorong penguatan praktik komunikasi yang lebih terstruktur, kredibel, dan relevan dengan perkembangan global.
Melalui penguatan kapasitas ini, humas dapat secara efektif menghadirkan pencerahan dan memperkuat narasi pembangunan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan informasi yang beredar adalah akurat serta konstruktif. Perhumas juga berperan dalam manajemen krisis dan membangun hubungan baik dengan media.
Sumber: AntaraNews