Di Depan Menkeu Purbaya dan Mendagri Tito, Gubernur Aceh Mualem Minta Dikirim Daging Sapi
Permintaan Gubernur Aceh ini lantaran bulan Ramadan semakin dekat. Masyarakat di sana kerap menyajikan daging sapi sebagai santapan khas saat bulan Ramadan.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem meminta pemerintah pusat mengirimkan pasokan daging sapi bagi masyarakat Aceh.
Permintaannya ini lantaran bulan Ramadan semakin dekat. Bagi masyarakat Aceh, daging sapi kerap menjadi sajian khas di bulan tersebut.
Ia menyampaikan permohonanannya itu langsung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana di Aceh, Selasa (30/12).
“Di Aceh, daging menjadi kebutuhan penting saat Ramadan. Tapi karena banyak ternak korban bencana, stok berkurang dan harga melambung. Hari biasa bisa sampai Rp200 ribu per kilo, dan sekarang bisa tembus Rp300 ribu,” kata Mualem seperti dikutip dari TV Parlemen, Rabu (31/12).
“Kami mohon kepada Mendagri dan Menkeu agar bisa mengirimkan daging sapi, atau sapi utuh, supaya masyarakat tetap bisa menikmati daging menjelang Ramadan,” tambahnya.
Mualem juga membuka opsi impor daging dari negara lain jika diperlukan, seperti Australia atau India, guna menekan harga dan menjaga ketersediaan stok.
Banyak Sapi Ternak Mati
Permohonan ini bukan tanpa alasan. Bencana itu telah menewaskan hewan ternak termasuk sapi yang ada di Aceh. Mualem menyontohkan asal kampungnya yang dikenal sebagai peternak sapi.
“Di tempat saya saja, ada agen sapi yang kehilangan sampai 300 ekor karena banjir,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan daging tersebut tidak hanya akan membantu stabilisasi harga, tetapi juga meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Reporter Magang: Ahmad Subayu