Di Bawah Bayang-Bayang Masa Lalu, Kiprah Partai Gerindra Semakin Maju
Partai Gerindra masih kerap dibayang-bayangi oleh sejarah masa lalu sang tokoh, yakni Prabowo Subianto..
Di Bawah Bayang-Bayang Masa Lalu, Kiprah Partai Gerindra Semakin Maju
Dalam perjalanan politiknya, Partai Gerindra masih kerap dibayang-bayangi oleh sejarah masa lalu sang tokoh, yakni Prabowo Subianto.
Meskipun dibayangi oleh sejarah masa lalu sang tokoh yang kerap mengarah ke isu-isu negatif, perolehan suara partai berlambang kepala garuda tersebut selalu naik dari Pemilu 2009 hingga 2019.
Lepas dari Jerat Kapitalisme
Pada awalnya, ide pendirian Partai Gerindra digagas oleh Fadli Zon dan Hashim Djojohadikusumo. Mereka ingin melindungi kesejahteraan rakyat ekonomi kelas bawah terhadap jerat sistem kapitalisme.
Lahirlah Partai Gerindra
Pada 2007, Ide Fadli dan Hashim itu pun digodok oleh Ahmad Muzani, M. Asrian Mirza, Amran Nasution, Halida Hatta, Tanya Alwi, dan Haris Bobihoe.
Selang satu tahun, Partai Gerindra dideklarasikan, tepatnya pada 6 Februari 2008.
Peran Krusial Prabowo
Dalam pembentukan partai, Prabowo Subianto memiliki peran krusial dalam menyumbang ide, khusunya dalam visi, misi, dan manifesto perjuangan partai.
Ia mengusulkan ide terwujudnya tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil dan makmur serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila.
Perolehan Suara Terus Naik
Kiprah pada Pemilu 2009
Pada awal keikutsertaan Geindra dalam pemilu, perolehan suara yang diraih hanya sebesar 4,46 persen suara nasional dengan jumlah pemilih 4.646.406 dan memperoleh 26 kursi DPR RI.
Pemilu 2014, Perolehan Suara Meroket
Pada pemilu 2014, perolehan suara Partai Gerindra meroket hingga 11,81 persen dengan jumlah pemilih 14.760.371 dan memperoleh 73 kursi DPR RI.
Hasil ini tak lepas dari berbagai tokoh nasional yang begabung ke Gerindra dan Prabowo yang menjadi calon presiden.
2019, Kembali Naik
Pada Pemilu 2019, perolehan suara Partai Gerindra kembali naik, walau tidak signifikan. Partai Gerindra meraih 12,57 persen suara dengan jumlah pemilih 17.594.839 dan berhasil meraih 78 kursi DPR RI.
Selain itu, pada Pemilu 2019, Prabowo Subianto juga kembali mencoba peruntungan dengan menjadi calon presiden bersanding dengan Sandiaga Salahudin Uno.
Dan pada Pemilu 2024 mendatang, Prabowo Subianto masih digadang-gadang menjadi caln presiden yang akan maju, bertanding melawan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Bagaimana kiprah politik Gerindra dan Prabowo Subianto di Pemilu 2024 mendatang? Well see.