BPTD Kepri Siapkan Layanan Transportasi Nataru 2026, Prioritaskan Keselamatan
Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kepulauan Riau gencar mempersiapkan layanan transportasi Nataru 2026, memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang di tengah prediksi lonjakan pergerakan.
Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau (Kepri) secara intensif mempersiapkan layanan transportasi laut dan darat untuk menyambut musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kesiapan ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan di wilayah Kepri.
Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati Damarintan, menyatakan bahwa rapat koordinasi perdana telah dilaksanakan bersama operator angkutan umum. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan visi dalam menciptakan pelayanan transportasi yang optimal dan berkeselamatan bagi masyarakat.
Meskipun rekayasa lalu lintas Nataru tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, BPTD Kepri tetap fokus pada peningkatan kualitas layanan. Fokus utama adalah mengantisipasi lonjakan penumpang, terutama di rute-rute padat seperti Punggur-Uban dan Punggur-Mengkapan, Riau, serta ke Bengkalis.
Koordinasi dan Kesiapan Armada Transportasi
BPTD Kepri telah memulai koordinasi awal dengan berbagai operator angkutan umum untuk memastikan kelancaran operasional selama periode Nataru. Rapat perdana ini menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dini Kusumahati Damarintan menjelaskan bahwa salah satu perbedaan signifikan tahun ini adalah penambahan jumlah kapal dari swasta yang akan beroperasi. Kapal-kapal baru ini diharapkan dapat menambah kapasitas angkut, khususnya pada lintasan Punggur-Uban yang selalu ramai.
Selain itu, BPTD Kepri juga mendorong operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahtera Nusantara (BN) 01. Kapal ini diharapkan dapat segera beroperasi pada awal Desember setelah menjalani proses docking, guna mendukung peningkatan layanan penyeberangan saat Nataru.
Pemeriksaan Kelaikan Kendaraan (Ramp Check)
Dalam upaya memastikan keselamatan, BPTD Kelas II Kepri telah melaksanakan ramp check secara bertahap terhadap kendaraan angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Pemeriksaan kelaikan ini merupakan langkah krusial untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan selama perjalanan.
Ramp check telah dilakukan di beberapa wilayah utama seperti Batam, Tanjungpinang, dan Natuna, dengan daerah lain menyusul. Proses pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek teknis kendaraan untuk memastikan semua memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
Hasil pemeriksaan kelaikan untuk 80 kendaraan AKAP di Batam dan Tanjungpinang menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, dengan 100 persen dinyatakan laik jalan. Ini menandakan komitmen operator dan pengawasan BPTD dalam menjaga kualitas armada.
Prediksi Pergerakan Penumpang dan Strategi Antisipasi
BPTD Kepri memprediksi pergerakan penumpang kapal pada musim Nataru kali ini akan mencapai kenaikan sebesar 5 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 11 persen, meskipun jumlah pergerakan orang dan kendaraan diprediksi naik dari 66 ribu orang dan 11 ribu kendaraan di tahun sebelumnya.
Penurunan persentase kenaikan ini dijelaskan oleh Dini Kusumahati Damarintan karena adanya layanan transportasi alternatif yang semakin banyak dipilih masyarakat, seperti pesawat terbang. Hal ini menunjukkan pergeseran preferensi moda transportasi di kalangan pelancong.
Menghadapi lonjakan penyeberangan, simulasi terkait kapal-kapal yang beroperasi telah dilakukan, termasuk rekayasa jadwal dan rute. Dini menegaskan, “Intinya kami ingin berikan pelayanan yang optimal tanpa mengindahkan keselamatan,” menunjukkan prioritas utama BPTD Kepri dalam setiap persiapan.
Sumber: AntaraNews