Bahlil Jamin Stok Elpiji hingga BBM Aman Selama Mudik
Bahkan menurut Bahlil, fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini makin banyak di jalur mudik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), gas elpiji, hingga listrik, aman selama masa mudik Lebaran 2025. Bahkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini makin banyak di jalur mudik.
"Jadi urusan energi, khususnya listrik, BBM, elpiji, untuk mobil listrik, SPKLU jadi itu alhamdulillah hampir semua Indonesia berjalan baik dan untuk ketahanan energi kita di angka 18-21 hari," kata Bahlil kepada wartawan, Rabu (26/3).
Bahlil mengaku blusukan langsung ke lapangan. Dalam 10 hari terakhir, dia turun ke pelbagai daerah untuk memastikan pasokan energi benar-benar aman. Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Kalimantan disisirnya satu per satu.
"Sebagai Menteri ESDM juga melakukan peninjauan langsung di lapangan kurang lebih sekitar hampir 10 hari terhadap persiapan mudik," ujar Bahlil.
Bahlil mengatakan pemudik yang pakai mobil listrik tak perlu khawatir soal isi daya. Dia menyebut, SPKLU sekarang makin banyak. Tahun ini, jumlahnya naik 7,5 kali lipat dibanding tahun lalu.
"Kita juga menyiapkan SPKLU bagi saudara kita melakukan mudik pakai mobil listrik, bahkan perbandingannya tahun kemarin dan tahun ini naiknya itu 7,5 kali lipat," jelas dia.
Menurut Bahlil, untuk daerah Jawa Timur itu setiap 26 kilometer sudah ada SPKLU di tol. Kemudian di Jawa Tengah per 20 kilometer begitu jugua di Yogjakarta.
Dengan stok energi terjamin dan infrastruktur makin siap, Bahlil optimistis mudik Lebaran 2025 akan berjalan lancar.
"Jadi overall tidak ada masalah. Di Jawa Barat, di Kalimantan. Saya kemarin keliling semua daerah-daerah ini," kata Bahlil.
Bahlil Ingatkan Pemudik Cek Rumah Sebelum Pulang Kampung
Bahlil yang melepas ribuan peserta Mudik Gratis Partai Golkar 2025, juga menekankan pentingnya memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan.
"Tolong sebelum meninggalkan Jakarta, angkat telepon dan cek rumah lagi," ujar dia.
Bahlil menyampaikan hal ini bukan tanpa alasan. Setiap musim mudik, banyak kejadian kebakaran rumah kosong akibat kelalaian kecil.
"Jangan sampai kompor-kompor, colokan belum dilepas, setrika-setrika belum dilepas coloknya, dispenser. Nanti sampai ditujuan, di tempat kampung halaman, mau merayakan Hari Raya IdulFitri ternyata mendengar informasi ada yang kurang bagus di rumah yang ditinggalkan di Jakarta," ucap Bahlil.
Bahlil menegaskan, selain kelancaran perjalanan, keamanan rumah juga harus jadi prioritas. "Ini dalam rangka menjaga agar keamanan dari rumah bapak-ibu semua dapat terjadi," ujar dia.
Program mudik gratis ini menjadi agenda tahunan Golkar. Tahun ini, 1.000 pemudik diberangkatkan menggunakan 20 bus ke berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, seperti Madiun, Solo, Boyolali, Klaten, Yogyakarta, Magelang, hingga Kulon Progo.
Bahlil berharap program ini bisa meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung. "Semoga mudik ini membawa berkah dan kebahagiaan untuk semua," katanya.
Sebagai tanda pelepasan, Bahlil mengibarkan bendera Golkar dan membagikan sembako kepada pemudik. Sejumlah petinggi Partai Golkar juga turut hadir dalam acara tersebut.