2 Hari Berturut-turut Pengendara Motor Tercebur di Kali Metland
Kehilangan kendali kendaraan menjadi penyebab utama kedua kejadian tersebut.
Dua insiden sepeda motor tercebur ke Kali Metland, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, terjadi dalam dua hari berturut-turut pada Sabtu–Minggu.
Hasil penanganan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengungkap, kehilangan kendali kendaraan menjadi penyebab utama kedua kejadian tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan dua insiden terjadi di titik yang sama, yakni Jalan Gandaria Perumahan Metland Transyogi.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga dan proses evakuasi berjalan aman serta kondusif,” kata Yudi Santosa, Minggu dikutip Antara, Senin (19/1).
Ia menjelaskan, kejadian pertama terjadi pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 17.33 WIB. Sepeda motor jenis custom tercebur ke kali setelah pengendaranya kehilangan kendali saat melintas di kawasan tersebut.
Laporan kejadian diterima Damkar Sektor Cileungsi satu menit kemudian. Petugas tiba di lokasi pukul 17.36 WIB dan mengevakuasi motor dalam waktu sekitar 15 menit hingga berhasil diangkat ke daratan.
Masalah Tali Gas Picu Motor Oleng
Insiden kedua terjadi pada Minggu (18/1) sekitar pukul 13.35 WIB. Kali ini, sepeda motor jenis Shogun SP tercebur setelah mengalami gangguan teknis.
“Kali ini, sepeda motor jenis Shogun SP tercebur ke Kali Metland setelah tali gas kendaraan bermasalah sehingga motor oleng dan tidak terkendali,” ujar Yudi.
Pemilik motor sempat ikut tercebur bersama kendaraannya. Namun, korban berhasil menyelamatkan diri dengan bantuan warga sekitar sebelum petugas tiba di lokasi.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Sektor Cileungsi. Petugas berangkat pukul 13.45 WIB dan tiba satu menit kemudian.
Evakuasi dilakukan dengan mengikat roda depan dan belakang motor menggunakan selang berukuran 1½ inci sebelum ditarik secara bersama-sama.
Tidak Ada Korban Jiwa
“Dalam dua kejadian ini tidak ada korban jiwa. Situasi akhir dinyatakan kondusif,” kata Yudi.
Ia menambahkan, petugas menggunakan peralatan standar berupa selang, tangga, dan sarung tangan, serta melibatkan tim rescue Damkar Sektor Cileungsi dan unsur pengamanan setempat.
Damkar Kabupaten Bogor mengimbau pengendara agar lebih waspada, khususnya di jalan yang berdekatan dengan aliran kali.
Pemeriksaan kondisi kendaraan dan kehati-hatian saat melintas di lokasi rawan dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa terulang.