1.200 Rektor dan Guru Besar Dipanggil Presiden Prabowo di Istana: Dana Riset Naik 218 Persen
Mereka yang hadir ke Istana pada pagi ini yakni dari bidang Sosial Humaniora. Karena, pada sebelumnya tidak dikhususkan pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 1.200 rektor di Istana Kepresidenan, Jakarta. Tak hanya rektor, undangan ini juga diberikan kepada para guru besar hingga dekan.
"Sepanjang pengetahuan saya sepanjang sejarah ini tidak pernah seorang presiden mengumpulkan para akademisi dari universitas-universitas yang kita sangat senangi dan banggakan bahwa ini terjadi dialog khusus," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie kepada wartawan di Istana, Jakarta, Kamis (15/1).
Stella menjelaskan, mereka yang hadir ke Istana pada pagi ini yakni dari bidang Sosial Humaniora. Karena, pada sebelumnya tidak dikhususkan pada hari ini.
"Pada hari ini, Bapak Presiden mengumpulkan sekitar sudah hadir ini 1.200 pada hari ini, jadi banyak sekali yang hadir dan juga dikhususkan bagi bidang Sosial Humaniora," ujarnya.
Stella menegaskan, tidak benar jika ada informasi soal akademisi dari bidang Sosial Humaniora tidak diperhatikan oleh pemerintah. Pasalnya, hari ini mereka diundang untuk hadir bertemu dengan presiden.
"Nanti tepatnya apa yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden kita tunggu setelah ini, tapi kami tentu saja sangat gembira sekali bahwa Bapak Presiden sangat ingin berdialog langsung dengan kami para akademisi," tegasnya.
Dana Riset Naik 218 Persen
Dalam kesempatan itu, Stella menyampaikan dua hal kepada para akademisi. Salah satunya yakni dana riset naik menjadi 218 persen.
*Pertama, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, dana riset Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi itu meningkat 218 persen. Ini banyak sekali peningkatannya dalam satu tahun di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto," jelasnya.
Jawaban Setelah Bertahun-tahun
Kemudian yang kedua, pihaknya sudah memperjuangkan keras dan akhirnya berhasil bahwa sejak tahun ini bagi para peneliti, dosen peneliti yang memenangkan hibah riset, itu akan mendapatkan insentif finansial langsung kepada penelitinya.
"Ini sudah tidak diperbolehkan beberapa tahun, tetapi akhirnya di bawah kementerian kami, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini berhasil," ungkapnya.
Janji Wamen Stela
Bahkan, Stella sendiri telah memperjuangkan ini dan sudah berkata bahwa ia janji akan memperjuangkan dana finansial ini dan tercatat waktu paparannya di ITB pada 16 Desember 2024.
"Jadi dua bulan selesai bekerja saya berjanji saya akan memperjuangkan ini, dan janji ditepati. Desember 2025 janji ini ditepati dan sejak 2026 akan mendapatkan insentif finansial langsung kepada dosen peneliti yang memenangkan dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi," pungkasnya.