Tips Aman Naik Motor Lewat Genangan Air, Wajib Diketahui Pengendara
Hujan yang berlangsung dari Minggu hingga Senin (11-12 Januari 2026) menyebabkan beberapa ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya terendam air.
Curah hujan yang berlangsung dari Minggu hingga Senin (11-12/1/2026) menyebabkan beberapa ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya terendam air dengan kedalaman yang cukup signifikan. Hal ini tentu membuat pengguna kendaraan, terutama sepeda motor, harus lebih berhati-hati agar tidak mengalami mogok.
Penting untuk diingat, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, jangan sekali-kali memaksakan diri untuk melewati genangan air yang cukup tinggi, karena kendaraan tidak dirancang untuk melintasi genangan air atau banjir seperti perahu. Berikut adalah delapan tips aman berkendara sepeda motor di genangan banjir yang telah dirangkum dari berbagai sumber:
1. Lindungi Komponen Vital dengan Plastik
Sebelum menghadapi banjir, pastikan untuk membungkus beberapa bagian penting motor, seperti lubang air filter, lubang knalpot, dan selang hawa mesin dengan plastik yang rapat. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah air masuk ke dalam mesin, yang dapat mengakibatkan kerusakan yang serius.
2. Matikan Mesin Bila Air Terlalu Tinggi
Apabila ketinggian air sudah melebihi seperempat ban, sebaiknya matikan mesin motor dan tutup lubang knalpot. Anda dapat menuntun motor melewati genangan air untuk menghindari kerusakan akibat air yang masuk ke ruang pembakaran.
3. Periksa Posisi Filter Udara
Sebelum melanjutkan perjalanan, pastikan posisi filter udara lebih tinggi dari permukaan air. Filter yang terlalu rendah berisiko menyedot air ke dalam mesin, yang dapat menyebabkan motor mati mendadak.
4. Hindari Menggeber Mesin
Menggeber motor di tengah banjir justru dapat meningkatkan risiko air masuk melalui knalpot. Tindakan ini bukan hanya tidak efektif dalam mendorong air keluar, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan internal pada mesin.
Periksa Kondisi Busi dan Rem Secara Berkala
Pastikan untuk melapisi busi dengan gemuk atau grease guna mencegah terjadinya korsleting. Setelah melewati area banjir, penting untuk melakukan pengujian fungsi rem, baik depan maupun belakang, secara perlahan. Hal ini karena performa pengereman dapat menurun ketika kondisi basah.
6. Segera Servis Motor Setelah Melewati Banjir
Motor yang telah terpapar banjir harus segera diperiksa dan dirawat di bengkel. Penggantian oli, terutama pada motor matik, serta pengecekan terhadap komponen kelistrikan dan sistem rem sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.
7. Hati-hati dengan Kondisi Jalan
Selain banjir, kondisi jalan yang licin juga harus diwaspadai. Mengemudikan kendaraan dengan kecepatan yang stabil dan tidak terburu-buru dapat mengurangi risiko tergelincir atau kehilangan kendali saat berkendara.
8. Tindakan Darurat Saat Motor Mogok
Apabila motor mengalami mogok, segera cari tempat berteduh dan lakukan pemeriksaan dasar seperti busi, filter udara, dan kondisi oli. Jika oli terlihat tercampur air, segera lakukan penggantian untuk mencegah kerusakan mesin yang lebih parah.