PEVS 2025 dan Asiabike Jakarta Resmi Dibuka, Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia
JIExpo Kemayoran Jakarta resmi menjadi tuan rumah PEVS 2025 dan Asiabike Jakarta, pameran kolaboratif kendaraan listrik dan sepeda terbesar di Indonesia.
PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 in collaboration with Asiabike Jakarta resmi dibuka hari ini di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran yang berlangsung hingga 4 Mei 2025 ini menjadi wujud komitmen PERIKLINDO dan Dyandra Promosindo untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Dengan tema optimisme dan kolaborasi, acara ini menggandeng pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun masa depan mobilitas berkelanjutan.
Sinergi untuk Ekosistem Kendaraan Listrik
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, menegaskan bahwa membangun ekosistem kendaraan listrik memerlukan kerja sama lintas sektor. “PEVS 2025 bukan sekadar pameran, tetapi juga ajang promosi, transaksi, dan edukasi untuk memperkuat industri EV Indonesia,” ujarnya saat pembukaan. Ia menambahkan, pameran ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, industri, dan asosiasi untuk menciptakan peluang investasi ramah lingkungan.
Pemerintah mendukung melalui kebijakan fiskal dan non-fiskal, sementara pelaku industri dan media berperan mendorong kesadaran masyarakat. Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi investasi EV yang besar. “Kami ingin menjadi jembatan bagi pihak-pihak yang berkontribusi pada inovasi di sektor ini,” katanya.
Wendy Wen, Managing Director Messe Frankfurt (HK) Ltd, menyoroti dimensi global pameran ini. “Indonesia semakin menjadi pusat transformasi mobilitas berkelanjutan di Asia Tenggara. Asiabike Jakarta memperkuat kolaborasi internasional dengan menghadirkan inovasi global,” ungkapnya.
Pameran ini diikuti 143 peserta, mencakup kendaraan listrik roda dua, tiga, dan empat, serta industri pendukung seperti aftermarket dan makanan-minuman. Merek ternama seperti BMW, BYD, Hyundai, Wuling, AHM, Alva, dan Selis turut meramaikan. Asiabike Jakarta juga menampilkan inovasi mikro-mobilitas dari Tiongkok, Singapura, Vietnam, dan lainnya, dengan paviliun khusus dari Wuxi dan Xuzhou.
Ragam Program dan Fasilitas untuk Pengunjung
PEVS 2025 menghadirkan program menarik seperti EV Test Drive, EV Test Ride & Bike, KOSMIK, PEV Indonesia, hingga Business Matching B2B. Fasilitas pendukung seperti Free Shuttle Bus, Business Lounge, dan VIP Business Lounge disediakan untuk mempermudah transaksi B2G, B2C, dan B2B. Acara pembukaan ditandai dengan tinjauan pameran oleh tamu VIP, memamerkan terobosan dari peserta, mulai dari manufaktur hingga karya mahasiswa.
Forum ABJ bertema “Policy Breakthrough: Constructing a New Ecosystem for the Electric Vehicle Industry in Indonesia and Southeast Asia” menjadi sorotan hari pertama. Forum ini membahas kebijakan sertifikasi EV regional, dinamika pasar, dan dampak perdagangan internasional.
Project Manager PEVS 2025, Rudi MF, menyatakan antusiasme peserta domestik dan internasional sangat tinggi. “Dengan area pameran seluas 35.263 m², kami berharap seluruh peserta mencapai target dan masyarakat mendapat wawasan baru tentang kendaraan listrik,” ujarnya.
Informasi Tiket dan Akses
Tiket masuk dibanderol Rp100.000 untuk premium day (29 April) dan Rp50.000 untuk hari biasa serta akhir pekan (30 April–4 Mei). Tiket dapat dibeli secara online atau di lokasi. Informasi terkini tersedia di Instagram @pevs_id dan @asiabike_show, serta situs pevs-id.com dan asiabikejakarta.com.
PEVS 2025 dan Asiabike Jakarta menjadi platform penting untuk mempercepat transisi menuju mobilitas listrik di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar EV global.