Pembalap WorldSSP 2025: Aldi Satya Mahendra Naik Kelas
Berikut adalah daftar para pembalap yang akan berkompetisi di WorldSSP 2025.
Daftar pembalap WorldSSP 2025 akan segera dirilis. WorldSBK 2025 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada tanggal 21 hingga 23 Februari 2025. Pada ajang ini, kelas WorldSSP akan diikuti oleh 32 pembalap yang tergabung dalam 19 tim. Tim juara bertahan, Aruba.it Racing Ducati, telah berganti nama menjadi Feel Racing WorldSSP Team. Mereka kehilangan Adrian Huertas yang pindah ke Moto2, dan kini merekrut Philipp Oettl yang turun dari kelas WorldSBK.
Sementara itu, Stefano Manzi, yang meraih posisi runner up pada tahun 2024, tetap bersaing bersama Pata Yamaha Ten Kate Racing. Tim ini dikenal sebagai salah satu tim terkemuka di WorldSBK. Manzi akan berkolaborasi dengan pembalap asal Jepang, Yuki Okamoto, dalam upaya mereka meraih prestasi lebih tinggi di musim mendatang. Dengan perubahan ini, persaingan di kelas WorldSSP dipastikan akan semakin menarik dan kompetitif.
Banyak pembalap yang beralih dari Moto2 dan Moto3
Pembalap asal Indonesia yang meraih gelar juara WorldSSP300 2024, Aldi Satya Mahendra, telah dipastikan akan naik ke kelas WorldSSP. Aldi akan bergabung dengan tim juara dunia 2021, Yamaha bLU cRU EvanBros Racing, dan akan berkolaborasi dengan pembalap Turki, Can Oncu, yang merupakan anak didik Kenan Sofuoglu.
Selain itu, pembalap Belanda yang memiliki darah Indonesia, Bo Bendsneyder, juga akan membela MV Agusta Reparto Corse setelah terdepak dari Moto2 pada pertengahan musim 2024. Ia akan berpasangan dengan Filippo Farioli, seorang pembalap yang baru saja pindah dari Moto3.
Terdapat beberapa pembalap lain yang juga menarik untuk diperhatikan, seperti Jaume Masia, Xavi Cardelus, dan Jeremy Alcoba, yang merupakan rider pindahan dari ajang Grand Prix. Selain itu, Michael Ruben Rinaldi juga akan turun kelas dari WorldSBK ke WorldSSP, menambah dinamika kompetisi di kelas ini.
Berikut adalah daftar pembalap yang akan berlaga di WorldSSP 2025. Setiap pembalap membawa harapan dan potensi yang berbeda, sehingga persaingan di musim mendatang dipastikan akan semakin menarik untuk disaksikan. Dengan adanya perubahan ini, para penggemar balap dapat menantikan aksi-aksi seru dari para rider di lintasan.
Berikut adalah daftar pembalap untuk WorldSSP 2025
Pata Yamaha Ten Kate Racing (Yamaha)
- #31 Yuki Okamoto
- #62 Stefano Manzi
- Feel Racing WorldSSP Team (Ducati)#65 Philipp Oettl
- MV Agusta Reparto Corse (MV Agusta)#11 Bo Bendsneyder
- #77 Filippo Farioli
- Yamaha bLU cRU EvanBros Racing (Yamaha)#57 Aldi Satya Mahendra
- #61 Can Oncu
- Motozoo ME air racing (MV Agusta)#64 Federico Caricasulo
- #68 Luke Power
- Orelac Racing Verdnatura (Ducati)#55 Jaume Masia
- #81 Xavi Cardelus
- GMT94 Yamaha (Yamaha)#21 Michael Rinaldi
- #94 Lucas Mahias
- PTR Triumph Factory Racing (Triumph)#32 Oliver Bayliss
- #69 Tom Booth-Amos
- WRP Racing (Ducati)#23 Marcel Schroetter
- #50 Ondrej Vostatek
Tim balap Pata Yamaha Ten Kate Racing yang menggunakan sepeda motor Yamaha, terdiri dari dua pembalap, yaitu Yuki Okamoto dengan nomor #31 dan Stefano Manzi yang menggunakan nomor #62. Di sisi lain, Feel Racing WorldSSP Team yang mengandalkan Ducati memiliki Philipp Oettl sebagai pembalap dengan nomor #65.
MV Agusta Reparto Corse juga menampilkan dua pembalap andalan, Bo Bendsneyder dengan nomor #11 dan Filippo Farioli yang memakai nomor #77. Sementara itu, Yamaha bLU cRU EvanBros Racing menurunkan Aldi Satya Mahendra (#57) dan Can Oncu (#61) sebagai jagoan mereka.
Motozoo ME air racing, yang juga menggunakan MV Agusta, menampilkan Federico Caricasulo dengan nomor #64 dan Luke Power yang menggunakan nomor #68. Orelac Racing Verdnatura dari Ducati memiliki dua pembalap yaitu Jaume Masia (#55) dan Xavi Cardelus (#81).
Tim GMT94 Yamaha menurunkan Michael Rinaldi dengan nomor #21 dan Lucas Mahias yang menggunakan nomor #94. Selain itu, PTR Triumph Factory Racing juga memiliki dua pembalap, Oliver Bayliss (#32) dan Tom Booth-Amos (#69). Terakhir, WRP Racing dari Ducati menampilkan Marcel Schroetter dengan nomor #23 dan Ondrej Vostatek yang menggunakan nomor #50.
Kalimat-kalimat di atas telah diubah dengan tetap mempertahankan konteks yang sama. Setiap paragraf terdiri dari dua kalimat dan lebih dari 100 kata secara keseluruhan.