Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Heboh Dugaan Penyekapan di Hotel Jakut, Polisi Buka Suara

{{caption}}
Kronologi Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bermain

{{caption}}
Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Kemhan Sampaikan Duka Mendalam

{{caption}}
Residivis di Medan Babak Belur dan Diarak Warga Usai Bobol Rumah Kosong

{{caption}}
Pengemudi Mobil Dinas Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Bayi di Manado

{{caption}}
Ironi Eks Polisi Robig: Dulu Berantas Narkoba, Kini Jadi Pengedar dari Penjara

Topik Terkait
{{caption}}
Santri Dianiaya Senior hingga Trauma, Ponpes Tawakal Tri Sukses: Kami Tak Mengerti Itu Terjadi Sama Anak-Anak

Kasus perundungan ini sudah dilaporkan orang tua korban ke pihak guru, tetapi tidak direspons.

{{caption}}
Junior Dibully Senior sampai Kemaluan Cedera di Ponpes Tawakal Tri Sukses Berujung Damai

Selain itu, alasan keluarga sepakat damai karena orangtua pelaku dan pondok pesantren sudah datang ke rumah.

{{caption}}
Kronologi Santri di Malang jadi Korban Bully Senior, Disetrika Dada, Punggung hingga Wajah

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Malang menjadi korban bullying (perundungan ) oleh seniornya.

{{caption}}
Kekerasan Seksual di Pesantren NTB: Ketika Benteng Moral Jadi Ruang Ancaman

Kekerasan Seksual di Pesantren di Nusa Tenggara Barat menjadi sorotan, mengungkap sisi gelap lembaga pendidikan agama yang seharusnya menjadi benteng moral. Simak bagaimana santriwati menjadi korban dan upaya perlindungan.

{{caption}}
VIDEO: Detik-Detik Siswa SMA Banjarmasin Tusuk Teman Dalam Kelas, Kesal Dibully Sejak SMP

Seorang pelajar SMAN 7 Banjarmasin berinisial A (15) nekat menusuk teman sekolahnya berinisial M (15).

{{caption}}
Sering Di-bully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren hingga Tewaskan Dua Rekan

Seorang santri diduga nekat membakar pondok pesantren di Desa Dayun, Kabupaten Siak, Rabu (18/2), sehingga dua orang rekannya meninggal dunia.

{{caption}}
Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya di Kediri, Ahmad Sahroni Sentil Sikap Pesantren

Pesantren dinilai terkesan menutupi kasus tersebut

{{caption}}
Santri Ponpes di Bajeng Gowa Dianiaya Senior, Pingsan hingga Hidung Berdarah

Kepolisian sudah menerima laporan terkait tindak kekerasan di sebuah pondok tahfiz yang ada di Kecamatan Bajeng.

{{caption}}
Rotan Maut Pemilik Ponpes di Pontianak, Santriwati Luka Sekujur Tubuh usai Dipukuli Dipukuli Ratusan Kali

DA dipukul dengan rotan sepanjang 1,5 meter di kamarnya. Pukulan tersebut dilakukan sebanyak 125 kali.

{{caption}}
Polda DIY Digeruduk Massa, Desak Usut Kasus Penusukan dan Penganiayaan Santri

Mereka meminta kepolisian mengusut tuntas kasus penusukan dan penganiayaan santri di Prawirotaman.

{{caption}}
Update Kasus Penganiayaan Santri Sukoharjo, Tim Hotman Paris Beri Bantuan Hukum Kepada Keluarga Korban

Anggota tim Hotman 911 Thomas mengatakan tim Hotman 911 segera mendalami perkara tersebut setelah orangtua korban meminta bantuan mengawal kasus ini.

{{caption}}
Aniaya Santriwati karena Menolak Dicabuli, Pria Ini Ditembak

Polisi menangkap Ramadan alias Utoh (36), pria yang menganiaya dan nyaris mencabuli santriwati bernama Jamilah (15) saat korban baru pulang dari pesantren.

{{caption}}
Pengasuh Ponpes di Lamongan Ungkap Fakta Lain soal Heboh Isu Penganiayaan Santri, Pastikan Cuma Bercanda

Pengasuh ponpes mengaku tak tahu menahu mengapa muncul narasi AKA dibanting. Pihaknya juga sudah menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya pada orangtua korban.

{{caption}}
Kronologi Pengeroyokan Santri Pesantren di Makassar Berujung Tewas, 3 Pelaku di Bawah Umur Ditangkap

Motif ketiga pelaku melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia adalah salah sasaran.

{{caption}}
Penjelasan Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin soal Kematian Santrinya

Pihak Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin akhirnya angkat bicara mengenai kasus kematian santrinya, Airul Harahap.

{{caption}}
Dalih Sengatan Listrik di Pondok Pesantren

Penganiayaan yang menyebabkan santri meninggal dunia kembali berulang. Kali ini dipicu uang Rp10.000 dan pihak pesantren terkesan menutupinya.