Bacaan Zikir Hari Asyura, Amalan Baik selain Puasa
Amalan zikir juga dianjurkan untuk mendapatkan keutamaan Asyura.
Amalan zikir juga dianjurkan untuk mendapatkan keutamaan Asyura.
Bacaan Zikir Hari Asyura, Amalan Baik selain Puasa
Hari Asyura merupakan hari yang mulia di bulan Muharram. Ini adalah hari kesepuluh Muharram, di mana umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah Asyura. Puasa sunah ini dapat menjadi amalan penghapus dosa satu tahun yang telah berlalu.Kemuliaan hari Asyura juga didapat dari sejarah Nabi Adam as, di mana Allah menerima taubat Nabi Adam di hari kesepuluh Muharram, dari dosa makan buah khuldi. Tidak heran, jika umat muslim dianjurkan untuk melakukan amalan-amalan baik untuk mendapatkan keutamaan di hari mulia ini. Selain puasa sunah, amalan sunah lain yang baik dipraktikkan di hari Asyura adalah zikir. Terdapat beberapa bacaan zikir yang bisa diamalkan di hari Asyura. Bacaan zikir hari Asyura ini cukup singkat namun dapat memberikan pahala kebaikan bagi siapa saja yang mengamalkan.
Ini bisa menjadi alternatif amalan, bagi wanita yang sedang haid dan tidak bisa menunaikan puasa sunah Asyura. Dengan begitu, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat kebaikan meskipun tidak mengikuti anjuran puasa sunah. Dilansir dari NU Online, berikut kami merangkum bacaan zikir hari Asyura, bisa Anda simak.
Bacaan Zikir Hari Asyura Pendek
Bacaan zikir hari Asyura yang pertama adalah zikir pendek. Seperti disebutkan, bahwa hari Asyura bertepatan dengan hari di mana taubat Nabi Adam diterima oleh Allah, setelah melakukan dosa di surga dan diturunkan ke bumi.
Inilah yang menjadi dasar anjuran untuk memperbanyak zikir dan istighfar bagi umat muslim, agar mendapatkan keutamaan berupa ampunan dari Allah.Berikut adalah bacaan zikir hari Asyura pendek yang dibaca sebanyak 70 kali:
Hasbunallahu wani'mal wakiil ni'mal mawlaa wa ni'mannasiir
Artinya: “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung dan penolong”
Rangkaian Zikir Hari Asyura
Rangkaian doa-doa zikir hari Asyura ini diawali dengan bacaan kalimat tauhid, shalawat kepada nabi, kalimat istighfar, hingga bacaan doa-doa lainnya.
Masing-masing kalimat dalam rangkaian zikir ini dibaca dengan jumlah tertentu sesuai dengan yang dianjurkan. Berikut rangkaian zikir hari Asyura dan jumlah amalannya, bisa Anda praktikkan:
• Laa ilaha illallah (dibaca 100 kali)
• Allahumma shalli ala Sayyidinaa Muhammad wa'ala alihi washahbihi wa sallam (dibaca 100 kali)
• Astaghfirullah al-adziim (dibaca 100 kali)
• Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wain lam taghfirlanaa lanakunanna minal khaasiriin (dibaca 100 kali)
• Hasbunaallahu wani'mal wakiil (dibaca 450 kali)
• Hasbunallahu wani'mal wakiil ni'mal mawlaa wanni'mannasiir (dibaca 70 kali)
• Robbighfirlii waarhamnii watub 'alaih (dibaca 100 kali)
Bacaan Doa Hari Asyura
Setelah mengetahui bacaan zikir hari Asyura pendek dan rangkaiannya, terakhir terdapat bacaan doa khusus yang bisa diamalkan di hari Asyura.
Dijelaskan oleh Ibn Hajar Asqalani, seorang imam pakar hadist, menjelaskan bahwa terdapat doa khusus di hari Asyura yang membuat hati tidak akan mati.
Berikut adalah bacaan doa hari Asyura dan artinya yang bisa diamalkan:
@pixabay.com
Subhanallah mil’al mizan wa muntahal ilmi wa mablagho rridlo wa zinatal arsyi walhamdu lillah mil’al mizan wa muntahal ilmi wa mablaghor ridlo wa zinatal arsyi wallahu akbar mil’al mizan wa muntahal ilmi wa mablaghor ridlo wa zinatal arsyi la malja’a wa la manja’a minallah illa ilaihi, subhanallahi ‘adadassyaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillahi at-taammati kulliha walhamdu lillaj ‘adadasyyaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillahi at-taammati kulliha wallahu akbar ‘adadassyaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillah attaammati kulliha, as’alukas salamata birahmatika ya arhamarrahimin, wala haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim wa shallallahu ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shohbihi ajma’in walhamdu lillah rabbil alamin.
Artinya: “Maha suci Allah dengan (suci) memenuhi timbangan dan (sampai) dengan puncak ilmu dan (sampai) dengan batas akhir ridlo dan dengan beratnya Arsy. Dan segala puji bagi Allah dengan (pujian) memenuhi timbangan dan (sampai) dengan puncak ilmu dan (sampai) dengan batas akhir ridlo dan dengan beratnya Arsy. Dan Maha besar Allah dengan (kebesaran) memenuhi timbangan dan (sampai) dengan puncak ilmu dan (sampai) dengan batas akhir ridlo dan dengan beratnya Arsy. Tidak ada perlindungan dan tidak ada keselamatan dari Allah kecuali berlindung kepadaNya. Maha suci Allah dengan (sebanyak) bilangan genap dan ganjil dan dengan (sebanyak) bilangan kalimat-kalimat Allah yang semuanya sempurna. Dan Segala puji bagi Allah dengan (sebanyak) bilangan genap dan ganjil dan dengan (sebanyak) bilangan kalimat-kalimat Allah yang semuanya sempurna. Aku memohon keselamatan kepadaMu dengan rahmatMu, wahai Dzat yang Maha Pengasih diantara para pengasih!, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali Allah yang maha tinggi dan agung. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, sahabat, segala puji hanya milik Allah penguasa alam semesta.”