Biar Wangi Seharian! Ini Cara Pakai Parfum yang Benar Menurut Para Ahli, Bukan Sekadar Semprot-Semprot Aja
Pelajari cara menggunakan parfum yang benar agar wanginya tahan lama & menyebar merata sepanjang hari. Tips dari ahli untuk memaksimalkan aroma parfum mu!
Parfum bukan cuma soal bau wangi. Ia adalah identitas, perpanjangan dari kepribadian, dan bahkan bisa jadi senjata rahasia yang bikin kamu lebih percaya diri. Tapi, pernah nggak sih kamu merasa parfum mahal yang kamu beli malah cepat hilang wanginya? Bisa jadi, cara pemakaiannya yang belum tepat. Nah, para ahli parfum punya jurus-jurus jitu biar kamu tetap wangi dari pagi sampai malam. Simak tipsnya berikut ini!
1. Pilih Parfum Sesuai Karakter dan Momen
Langkah pertama tentu saja memilih parfum yang tepat. Menurut Thierry Wasser, master perfumer dari rumah parfum mewah Guerlain, pemilihan parfum itu sifatnya emosional, bukan intelektual. “Fragrance is an emotional choice, not an intellectual one,” ujar Wasser.
Maka dari itu, hindari terlalu banyak membaca ulasan daring sebelum kamu mencium langsung parfum tersebut. Cobalah tester, lihat botolnya, rasakan teksturnya di tangan, dan yang paling penting: bagaimana wanginya di kulitmu.
Frank Voelkl, principal perfumer dari Firmenich, juga menyarankan untuk mencoba parfum selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Kalau kamu terus kembali mencium dan menyukainya, artinya itu bisa jadi signature scent-mu.
Tren saat ini pun menunjukkan kalau pria makin berani bermain dengan aroma yang tidak biasa—seperti kombinasi citrus segar, oud yang dalam, hingga vanila manis yang biasanya identik dengan parfum wanita.
2. Teknik Aplikasi: Di Mana dan Bagaimana Kamu Menyemprotkan Parfum Itu Penting
Menurut Yvan Jacqueline dari Parfums de Marly, teknik pemakaian parfum itu sama pentingnya dengan pilihan aromanya. Bahkan bisa jadi penentu seberapa lama dan kuat aroma itu menempel.
Berikut beberapa golden rules dari para perfumer:
1. Simpan di tempat yang sejuk dan gelap: Panas dan cahaya bisa merusak komposisi parfum, membuat wanginya berubah dan cepat menguap.
2. Semprot di titik-titik nadi: Area seperti pergelangan tangan, leher, belakang telinga, bahkan bagian dalam siku dan belakang lutut adalah titik-titik yang hangat dan bisa memperkuat aroma parfum.
3. Aplikasikan di belakang telinga dan leher jika ingin aroma lebih intim, misalnya untuk momen hangat bersama pasangan atau pertemuan santai dengan teman dekat.
4. Pilih format parfum yang sesuai kebutuhanmu: Selain semprotan biasa, kini parfum hadir dalam bentuk roll-on, minyak, bahkan splash. Semprotan tetap jadi favorit karena fleksibel digunakan di kulit, pakaian, bahkan rambut.
3. Layering: Campur Parfum Sesuai Selera Pribadi
Belum menemukan aroma yang benar-benar cocok? Coba teknik layering, yaitu mencampur dua atau lebih parfum untuk menciptakan aroma unik buatanmu sendiri. Thierry Wasser mengatakan bahwa layering bisa jadi cara untuk mengekspresikan kreativitas dan menciptakan aroma yang nggak pasaran.
Kamu juga bisa memadukan parfum dengan produk perawatan tubuh seperti lotion atau sabun mandi dengan aroma senada untuk memperkuat aroma dan membuatnya lebih tahan lama.
4. Rahasia Wangi Tahan Lama: Bukan Cuma di Parfum, Tapi Juga Perawatan Kulit
Tahukah kamu bahwa kondisi kulit juga berpengaruh pada ketahanan parfum? “Hydrated skin seems to hold fragrance better than dry skin does,” ungkap Wasser.
Jadi, pastikan kulitmu terhidrasi sebelum menyemprotkan parfum. Gunakan pelembap (lebih baik yang tidak beraroma kuat) sebelum mengaplikasikan parfum agar molekul aromanya bisa lebih ‘menempel’ di kulit.
Kamu juga bisa menyemprotkan parfum ke rambut (asal tidak berlebihan) karena aroma bisa menempel lebih lama di helai rambut dibandingkan kulit. Namun ingat, sebagian parfum mengandung alkohol yang bisa membuat rambut kering, jadi pertimbangkan untuk menggunakan hair mist khusus.
Selain itu, pakaian juga bisa jadi media yang baik. Menurut Voelkl, parfum lebih awet di kain dibandingkan kulit, jadi kamu bisa menyemprotkan parfum ke bagian dalam baju atau kerah untuk efek yang tahan lama.
5. Eksplorasi dan Konsistensi adalah Kunci
Pasar parfum saat ini sangat luas, dengan berbagai aroma dan cara pemakaian yang terus berkembang. Tapi satu hal yang pasti: tidak ada aturan baku. Kamu bisa memilih parfum berdasarkan musim, suasana hati, atau bahkan karena sekadar suka baunya.
Yang penting adalah mengenal bagaimana parfum bekerja di tubuhmu dan konsisten dalam teknik pemakaian. Dari pemilihan aroma, teknik penyemprotan, hingga layering dengan produk perawatan tubuh lain—semua berperan besar dalam menciptakan aroma personal yang khas dan tahan lama.
Bonus Tips Singkat:
✅ Semprotkan dari jarak ±15 cm.
✅ Hindari menggosok pergelangan tangan setelah semprot (bisa merusak aroma).
✅ Gunakan setelah mandi saat pori-pori masih terbuka.
✅ Simpan di lemari atau tempat gelap—bukan di kamar mandi.
Dengan tips ini, kamu bukan hanya wangi, tapi juga tampil lebih percaya diri dari pagi hingga malam. Siap jadi pusat perhatian karena aromamu?
Lebih dari Sekadar Wangi
Menggunakan parfum dengan benar bukan hanya soal wangi, tapi tentang cara mengekspresikan diri. Seperti yang disampaikan para perfumer ternama tadi, parfum itu personal dan emosional. Kamu bebas bereksperimen, mencoba aroma baru, dan menemukan ritual yang paling cocok dengan kepribadianmu.
Jadi, mulai sekarang jangan asal semprot. Pahami kulitmu, kenali aromamu, dan aplikasikan parfum seperti seorang ahli. Karena dengan cara yang tepat, parfum bisa jadi ciri khas yang membuatmu selalu diingat, bahkan sebelum kamu berbicara.