Anak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). (AFP/ Omar AL-Qattaa)
ADVERTISEMENT
Di tengah puing-puing dan luka perang yang belum sepenuhnya sembuh, anak-anak Palestina mulai kembali ke sekolah di Gaza. Di halaman sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya, Kota Tua Gaza, barisan anak-anak tampak membawa semangat baru menuju ruang kelas yang telah lama kosong.I
nisiatif ini digerakkan oleh para guru pengungsi yang berupaya memulihkan kegiatan belajar setelah gencatan senjata diberlakukan. Mereka mengorganisir kegiatan sukarela agar pendidikan kembali berjalan, meski dengan keterbatasan fasilitas dan rasa trauma yang masih menyelimuti.
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) juga mulai membuka kembali sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Pembelajaran dilakukan secara bertahap, menjadi simbol kebangkitan harapan di tengah reruntuhan konflik yang panjang.
Anak-anak Palestina berbaris menuju halaman sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaAnak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaAnak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaAnak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaAnak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaAnak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaAnak-anak Palestina belajar dalam kelas di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-QattaaSeorang anak Palestina duduk di jendela kelas usai belajar di sekolah bersejarah Al-Kamaliya al-Othmanya di Kota Tua Gaza, Palestina, Minggu (02/11/2025). AFP/ Omar AL-Qattaa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah mendirikan tujuh tenda kelas darurat di Gaza Utara untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan di tengah krisis kemanusiaan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Baznas Gaza dalam mendukung keberlan
UNICEF kembali menyalurkan Bantuan Pendidikan Gaza berupa perlengkapan sekolah dan rekreasi setelah dua tahun pembatasan, membawa harapan baru bagi lebih dari 700.000 anak yang terdampak konflik.
Inisiatif Doha al-Attar untuk membuka kelas ini bertujuan agar anak-anak Jalur Gaza tetap bisa mengenyam pendidikan di tengah perang yang tak berkesudahan.