Seorang pria berjalan di kompleks sekolah PBB yang menjadi target serangan brutal Israel di Nuseirat, Jalur Gaza, Palestina, Kamis (6/6/2024). Jet tempur Israel mengebom sekolah PBB itu sehingga menewaskan puluhan pengungsi yang tengah tertidur di lantai atas bangunan. AFP/Bashar Taleb
Advertisement
Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan kepada Reuters bahwa sedikitnya 40 orang tewas akibat serangan brutal Israel tersebut. AFP/Bashar Taleb
Ismail al-Thawabta, juru bicara Kantor Media Pemerintah Gaza, mengatakan, sejumlah besar korban tewas dan luka-luka berdatangan ke Rumah Sakit Al-Aqsa di pusat Kota Gaza. AFP/Bashar Taleb
“Pembantaian mengerikan yang dilakukan oleh penjajah Israel ini merupakan bukti nyata genosida, pembersihan etnis terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak serta para pengungsi di Jalur Gaza,” katanya kepada para wartawan, seperti dilansir the Cradle, Kamis (6/6). AFP/Bashar Taleb
Sementara berdasarkan foto yang diperoleh AFP, serangan brutal jet tempur Israel itu menciptakan kehancuran pada gedung sekolah PBB tersebut. Beberapa struktur bangunan tersebut tampak runtuh. AFP/Bashar Taleb
Advertisement
Puing-puing bangunan menimpa sejumlah kasur yang menjadi tempat tidur para pengungsi. AFP/Bashar Taleb
Darah para korban juga berceceran di dalam dan luar gedung sekolah tersebut. AFP/Bashar Taleb
Diketahuir, Ribuan warga Palestina berlindung di sekolah tersebut setelah terusir dari rumah mereka di tengah serangan militer Israel selama tujuh bulan di daerah yang terkepung itu. AFP/Bashar Taleb
Advertisement