Juru bicara kantor kejaksaan Ukraina, Dmytro Chubenko, mengatakan rudal tersebut memiliki perbedaan visual dan teknis dibandingkan dengan model rudal buatan Rusia.
Chubenko juga mengatakan metode produksi rudal tersebut tidak terlalu modern dan ada penyimpangan dari standar rudal Iskander yang sebelumnya digunakan dalam serangan ke Kharkiv.
"Dari metode pembuatannya tidak modern. Ditemukan ada penyimpangan dari standar rudal Iskander, yang sebelumnya dapat dilihat dari serangan ke Kharkiv,"
Kata Chubenko seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/1/2024).
Bagian nosel, gulungan listrik internal, dan bagian belakang rudal tersebut juga berbeda. Namun, Chubenko menolak memberikan nama model pasti rudal tersebut.
Perwakilan dari kantor kejaksaan menunjukkan bagian nomor seri dari rudal yang diyakini pihak berwenang Ukraina buatan Korea Utara untuk menyerang Kharkiv di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kharkiv.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memeriksa latihan gabungan sistem artileri dan rudal jarak jauh dari divisi front timur Tentara Rakyat Korea, (08/05/2025)
Kim Jong-un memuji rudal hipersonik itu sebagai senjata ampuh untuk melawan ancaman keamanan yang ditimbulkan kekuatan musuh dan perubahan lingkungan regional.
Dalam uji coba yang dipantau Kim Jong-un, rudal balistik antarbenua Hwasong-19 berhasil terbang lebih tinggi. Rudal ini juga melesat jauh ke luar angkasa.
Korea Utara kembali menjadi sorotan setelah melakukan latihan peluncuran rudal jelajah strategis jarak jauh yang diawasi langsung oleh pemimpin negara tersebut
Korea Utara masih terus melakukan uji coba penembakan rudal-rudal balistik ke wilayah perairan Jepang. Penambakan itu disiarkan langsung di stasiun televisi.