DUNIA
FOTO: Aksi Ibu-Ibu Tentara Israel Histeris Berlumuran 'Darah' Menggelar Aksi Protes Perang Gaza di Tel Aviv
Mereka juga memblokir jalan saat menuntut mengakhiri perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dengan Hamas.
Rabu, 29 Mei 2024 22:52:00
FOTO: Aksi Ibu-Ibu Tentara Israel Histeris Berlumuran 'Darah' Menggelar Aksi Protes Perang Gaza di Tel Aviv (merdeka.com)
Ibu-ibu tentara tempur Israel ini melumuri cat warna merah ke tubuhnya.
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
FOTO: Aksi Ibu-Ibu Tentara Israel Histeris Berlumuran 'Darah' Menggelar Aksi Protes Perang Gaza di Tel Aviv
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi unjuk rasa protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Selama beraksi, para ibu tentara itu tampil bak berlumuran 'darah'. Mereka beraksi menggunakan cat merah untuk melumuri tubuhnya. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Selain itu, mereka juga melakukan aksi blokir jalan raya. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Ibu-ibu tentara yang tampil memakai kaos putih itu juga membawa papan poster. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Dengan tangan berlumuran cat warna merah, mereka bersorak menghentikan perang yang terjadi di Gaza. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Tangis para ibu tentara Israel ini juga pecah selama melakukan aksi protes tersebut. Foto: REUTERS / Marko Djurica
Ibu-ibu tentara Israel yang bertempur di Jalur Gaza menggelar aksi protes di Tel Aviv, Israel, 29 Mei 2024. Aksi tersebut dilakukannya untuk menuntut diakhirinya konflik perang yang sedang berlangsung di Gaza antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. © 2024 maverick
Teriakan suara para ibu prajurit zionis ini seakan memberikan pesan bahwa sudah cukup besar penderitaan warga sipil tak berdosa di Gaza yang menjadi korban perang pasukan Israel dengan Hamas. Foto: REUTERS / Marko Djurica