Demo di Iran Memanas, Kemlu RI Pastikan 386 WNI dalam Kondisi Aman
Kemlu melalui Kedutaan Besar RI di Teheran menyatakan akan terus memantau perkembangan demonstrasi serta situasi keamanan yang terjadi di Iran.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan bahwa 386 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dalam keadaan aman meskipun terjadi gelombang demonstrasi yang telah berlangsung selama sekitar sepuluh hari.
Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyatakan bahwa meskipun aksi unjuk rasa di beberapa wilayah Iran telah menyebabkan korban, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai WNI yang terkena dampak.
"Perkembangan situasi di Iran sudah sekitar 10 hari berlangsung. Memang sudah ada beberapa korban, tetapi sejauh ini belum ada laporan WNI yang terdampak. Kondisi WNI masih baik. Berdasarkan data per Juni 2025, jumlah WNI di Iran sebanyak 386 orang," ujar Heni dalam keterangannya pada Senin (12/1/2026).
Hindari Kerumunan Massa
Demikian pula, Juru Bicara 1 Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menambahkan bahwa Kemlu terus melakukan koordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk memantau dinamika keamanan serta perkembangan demonstrasi ekonomi di negara tersebut.
"Kami terus melakukan kontak langsung dengan Dubes di Teheran. Kemlu melalui KBRI Teheran terus mengamati perkembangan demonstrasi dan situasi keamanan di Iran," kata Yvonne. Ia juga mengungkapkan bahwa KBRI Teheran telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari kerumunan massa, dan selalu membawa identitas diri saat beraktivitas di luar rumah.
"KBRI juga mengimbau WNI untuk terus menghubungi hotline KBRI Teheran apabila membutuhkan bantuan," ujarnya. Kemlu RI berharap agar situasi di Iran segera kembali normal dan kondusif, serta memastikan bahwa langkah-langkah perlindungan terhadap WNI terus dilaksanakan sesuai dengan perkembangan yang ada di lapangan.