Apakah Hewan Mengeluarkan Keringat Seperti Manusia?
Tidak semua hewan mengeluarkan keringat seperti manusia, hanya hewan jenis mamalia memiliki kelenjar keringat saja yang bisa.
Simak ulasannya:
Apakah Hewan Mengeluarkan Keringat Seperti Manusia?
Manusia, akan mengeluarkan keringat di tubuhnya setelah melakukan banyak aktivitas dan merasa panas. Keringat merupakan cairan tubuh alami yang mengandung air, garam, dan lemak.
Cairan tersebut akan didorong oleh kelenjar keringat menuju lapisan kulit terluar. Manusia memiliki tiga hingga empat juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh bagian tubuh.
Manusia menggunakan termoreseptor di otaknya untuk memberitahu suhu tubuhnya harus lebih hangat atau dingin. Termoreseptor adalah reseptor yang menerima rangsang berupa rangsangan suhu.
Ketika suhu meningkat, manusia akan menurunkan suhu tubuhnya dengan cara berkeringat. Proses keluarnya keringat ditandai dengan kulit tubuh yang memanas. Cairan yang dikeluarkan akan membasahi permukaan tubuh, sehingga menjadi dingin saat menguap dari kulit.
Sama-sama sering bergerak dan terpapar panas, apa hewan bisa mengeluarkan keringat seperti manusia? Simak ulasannya:
Dilansir dari laman Long Acres Ranch, tidak semua hewan mengeluarkan keringat seperti manusia,
hanya hewan jenis mamalia yang memiliki kelenjar keringat saja.
Contohnya kuda, monyet, kera, dan kuda nil yang mengeluarkan keringat seperti manusia.
Anjing dan kucing memang termasuk dalam jenis mamalia, namun mereka tidak memiliki kelenjar keringat dengan jumlah banyak.
Lantas, jika tidak berkeringat seperti manusia, bagaimana hewan mengatur suhu tubuhnya:
Terengah-engah
Terengah-engah merupakan cara lain yang dilakukan hewan untuk mendinginkan diri. Ketika seekor hewan terengah-engah, ia akan menguapkan air dari struktur tubuh bagian dalam. Saat terengah-engah, akan mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk.
Beberapa hewan yang menggunakan metode ini untuk mendinginkan diri yaitu anjing, kucing, dan babi
Bolak-Balik di Area yang Cerah dan Teduh
Banyak hewan yang menggunakan metode ini dengan cara bolak-balik di area yang cerah dan teduh. Hal ini terjadi saat hewan tidak dapat mengatur panas tubuhnya sendiri dan harus bergantung dengan area yang lebih sejuk untuk menurunkan suhu tubuh internal mereka.
Hewan yang menggunakan cara ini yakni kadal, ular, kupu-kupu, dan banyak serangga lainnya.
Menggunakan Telinga
Beberapa hewan dengan telinga besar menggunakan telinga mereka untuk mengatur suhu.
Kelinci dan gajah memiliki pembuluh darah di telinga mereka yang digunakan untuk membantu mendinginkan tubuhnya.
Reporter Magang: Shifa Az Zahra