3 Alasan Mengapa Musik Sedih Dapat Menghibur dan Menenangkan Hati
Musik dengan nuansa sedih memiliki manfaat besar dalam meningkatkan suasana hati.
Mendengarkan musik yang ceria sering kali dianggap sebagai metode yang biasa untuk meningkatkan suasana hati. Namun, ternyata, melodi sedih dan lirik yang mendalam bisa memberikan dampak emosional yang lebih signifikan.
Meskipun ini mungkin terdengar bertentangan, musik sedih dapat menjadi cara yang efektif untuk menghibur hati yang sedang berduka.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Lila Taruffi dan Stefan Koelsch di Free University Jerman, mendengarkan musik sedih ketika seseorang merasa galau bisa membantu memperbaiki suasana hati. Hal ini terjadi karena kita merasa seolah-olah berbagi dan memahami kesedihan yang dirasakan oleh penyanyi atau pencipta lagu tersebut.
Lalu, apa yang membuat musik sedih mampu meningkatkan perasaan kita? Ada beberapa alasan yang diungkapkan Merdeka.com dari Bright Side pada Selasa (11/2/25)
1. Kembali Mengenang Masa Lalu
Mendengarkan musik sedih bisa menghidupkan kembali memori dari momen-momen penting dalam kehidupan seseorang. Menurut sebuah studi, hanya sekitar 25% individu yang merasakan kesedihan setelah mendengarkan lagu-lagu sedih.
Sebagian besar orang mengalami beragam emosi, termasuk nostalgia. Peneliti menyatakan bahwa nostalgia dapat memperkuat rasa keterhubungan sosial, mengurangi perasaan kesepian, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Contohnya, setelah mengalami perpisahan, mendengarkan lagu Selamat (Selamat Tinggal) karya Virgoun dapat membawa Anda kembali pada kenangan manis bersama mantan pasangan.
Pengalaman ini menunjukkan bagaimana musik sedih dapat memicu refleksi dan pengingat akan masa lalu yang berharga.
2. Mengatur Keseimbangan Hormon dalam Tubuh
Musik yang melankolis mampu menunjukkan tingkat empati serta penularan emosi yang sangat tinggi. Melalui musik ini, seseorang dapat merasakan perasaan orang lain dan membangun ikatan yang lebih kuat. Saat Anda menangis, tubuh akan melepaskan hormon prolaktin yang berfungsi membantu mengatasi kesedihan.
Menurut para ilmuwan, ketika seseorang mendengarkan lagu-lagu sedih, tubuhnya akan bersiap menghadapi suatu kejadian, meskipun kejadian tersebut tidak benar-benar terjadi setelah musik berhenti.
Dengan adanya hormon prolaktin, individu akan merasakan ketenangan yang lebih. Mendengarkan musik yang sedih terkadang bisa menjadi salah satu cara untuk merawat diri sendiri, memberikan izin kepada diri untuk merasakan kesedihan dan memproses emosi tersebut.
Meskipun hal ini tidak selalu mudah dilakukan, tetapi itu adalah bagian yang wajar dalam kehidupan manusia. Merasa nyaman dengan emosi negatif seperti kesedihan juga mengajarkan individu untuk menerima bahwa perasaan tersebut adalah bagian dari hidup yang tidak terpisahkan.
Seiring waktu, setiap orang akan belajar beradaptasi dan siap menghadapi kesedihan yang datang. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk menikmati musik-musik sedih ketika Anda merasa tidak dalam keadaan baik.
3. Mengatasi Emosi Negatif
Riset menunjukkan bahwa musik sedih dapat berfungsi sebagai penyangga yang memberikan empati setelah seseorang mengalami kesedihan. Bagi para pendengarnya, musik sedih seolah menjadi teman imajiner yang mengerti rasa duka dan membantu mengatasi emosi negatif.
Misalnya, ketika Anda mengalami kegagalan dalam ujian masuk perguruan tinggi, mendengarkan lagu Sudah karya Ardhito Pramono mungkin akan membuat Anda menangis.
Namun, setelah menangis, Anda perlahan akan merasakan kelegaan dan ketenangan untuk merencanakan langkah hidup selanjutnya.
Dalam psikologi, fenomena ini dikenal sebagai katarsis, yaitu cara untuk menyalurkan emosi atau keluhan yang terpendam agar seseorang merasa lebih baik.