Legenda Liverpool Murka ke Mohamed Salah: Memalukan! Seolah Ingin Arne Slot Lengser
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, memberikan kritik tajam kepada Mohamed Salah terkait performanya di lapangan.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, merasa geram dengan ucapan yang dilontarkan Mohamed Salah. Menurut Carragher, wawancara yang dilakukan Salah dengan menyerang klub sangat memalukan dan terkesan ingin memaksa manajer Arne Slot dipecat.
Seperti diketahui, winger Timnas Mesir tersebut melakukan wawancara kontroversial setelah Liverpool ditahan Leeds United dengan skor 3-3 pada 7 Desember lalu. Mohamed Salah menyebut Liverpool seperti melemparkannya "ke bawah bus", setelah tiga laga beruntun hanya duduk di bangku cadangan.
Tak hanya itu, dia juga dicoret dari daftar pemain Liverpool di Liga Champions untuk menghadapi Inter Milan. Skuad Si Merah akan meladeni Inter di Giuseppe Meazza pada laga keenam league phase Liga Champions, Rabu (10/12/2025) dini hari WIB.
Ucapan Mohamed Salah tersebut langsung menggegerkan Anfield, dan Jamie Carragher tak tinggal diam. Carragher menyebut pernyataan Salah sebagai sebuah sikap yang memalukan.
Bahkan, Jamie Carragher menuding mantan winger Chelsea tersebut sengaja menekan Arne Slot dan hanya memikirkan kepentingannya sendiri.
Sudah Direncanakan
Jamie Carragher menegaskan wawancara yang dilakukan Mo Salah bukanlah sekadar reaksi emosional sesaat, melainkan sudah dipersiapkan dengan matang bersama agennya untuk memberikan dampak yang signifikan bagi Liverpool.
"Saya pikir apa yang dia lakukan setelah pertandingan itu memalukan. Itu bukan ledakan emosional," ujar Carragher.
Menurutnya, setiap kali Salah berbicara di zona campuran, hal itu selalu merupakan hasil perencanaan yang strategis dengan agennya untuk memaksimalkan dampak dan memperkuat posisinya.
"Setiap kali Mo Salah bicara di mixed zone, hanya empat kali dalam delapan tahun, itu selalu sudah direncanakan dengan agennya untuk menciptakan kerusakan paling besar dan memperkuat posisi dirinya," ucap Jamie Carragher.
Ingin Arne Slot dipecat
Carragher bahkan percaya Mohamed Salah sengaja menunggu waktu ketika Liverpool sedang terpuruk agar kritiknya terhadap Arne Slot terlihat lebih tajam.
"Dia memilih momen Liverpool terpuruk. Semua orang di klub sedang merasa di titik terendah, dan dia menggunakan itu untuk menyerang manajer, mungkin untuk membuatnya dipecat," kata Carragher.
Carragher juga menyoroti satu kalimat Salah: dilempar ke bawah bus. Baginya, kalimat itu justru berbalik ke sang pemain.
"Dia sendiri sudah dua kali melempar klub ke bawah bus dalam 12 bulan terakhir," tegasnya.
Sumber: The Independent