Hansi Flick Buka-bukaan Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey Meski Menang 3-0 dari Atletico Madrid
Hansi Flick menyatakan kebanggaannya terhadap usaha keras yang ditunjukkan oleh para pemain Barcelona.
Hansi Flick menyatakan kebanggaannya terhadap usaha yang ditunjukkan oleh para pemain Barcelona meskipun mereka tidak berhasil mencapai final Copa del Rey 2025/2026. Dalam leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid, Barcelona berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0. Namun, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Pedri dan rekan-rekannya melaju ke final karena kalah agregat 3-4.
Setelah pertandingan, meskipun gagal mencapai final Copa del Rey, Hansi Flick tidak merasa kecewa. Ia justru merasa bangga atas performa anak-anak asuhnya.
"Kami berani dan saya bangga. Itu pertandingan yang spektakuler. Kami kekurangan satu gol, tetapi kami bermain sangat, sangat baik," ungkap Hansi Flick.
Ia juga menambahkan, "Ketika Anda melihat Marc Bernal, Pau Cubars, Gerard Martin, pemain muda di level ini, mereka memberikan segalanya untuk klub ini. Meskipun demikian, kami kecewa karena tidak mendapatkan gol keempat."
Mentalitas
Hansi Flick mengungkapkan bahwa sikap yang ditunjukkan oleh tim Barcelona saat berhadapan dengan Atletico Madrid adalah contoh mentalitas yang ingin ia lihat dari skuadnya.
"Semua orang yakin bagaimana cara bermain. Semua orang fantastis. Bernal mencetak dua gol, dan Cubars juga luar biasa," ungkap Flick. Ia menambahkan, "Itulah mentalitas yang saya inginkan. Mereka bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Saya sangat menikmati menonton para pemain," jelasnya.
Flick menekankan pentingnya mentalitas dalam permainan, dan ia merasa puas dengan performa yang ditunjukkan oleh para pemain Barcelona. Ia percaya bahwa dengan sikap dan kepercayaan diri yang tinggi, tim tersebut memiliki potensi untuk menjadi salah satu yang terhebat di dunia sepak bola. "Mentalitas yang kuat sangat penting dalam mencapai kesuksesan," tutupnya.
Gol-gol
Dua gol yang dicetak oleh Marc Bernal dan satu gol dari penalti Raphinha sempat memberikan harapan bagi para pendukung tuan rumah. Namun, gol keempat yang diperlukan untuk membawa pertandingan ke perpanjangan waktu tidak pernah terwujud, meskipun tekanan terus dilakukan hingga menit-menit terakhir.
Dengan modal kemenangan 4-0 di leg pertama, Atletico Madrid yang dilatih oleh Diego Simeone berhasil bertahan dan memastikan tiket menuju final. Mereka akan bertemu dengan pemenang dari pertandingan antara Real Sociedad dan Athletic Club di partai puncak.