Belum Klik dengan Motor Aprilia, Jorge Martin: Saya Merasa Masih Seperti Rookie
Jorge Martin belum sepenuhnya menemukan rasa nyaman saat menggeber motor Aprilia, RS-GP25.
Jorge Martin masih menjalani proses adaptasi dengan motor Aprilia, RS-GP25. Dalam tes resmi MotoGP di Valencia, pembalap asal Spanyol itu mengungkapkan kerap merasa seperti kembali menjadi rookie saat menjajal berbagai komponen yang tengah dikembangkan tim.
Pada sesi uji coba yang digelar Selasa (18/11/2025), Martin menuntaskan 52 lap. Aprilia memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan banyak pembaruan, mulai dari sasis hingga paket aerodinamika terbaru.
Namun, tidak semua perubahan tersebut langsung memberikan kenyamanan bagi juara dunia MotoGP 2024 itu. Salah satu hal yang membuat Jorge Martin cukup antusias adalah sasis yang sebelumnya digunakan Marco Bezzecchi.
Ia menilai karakter sasis tersebut lebih mudah dikendalikan dan lebih cocok dengan gaya balapnya, terutama saat menikung. Meski demikian, tantangan justru datang dari sisi aerodinamika.
Beberapa perangkat aero yang baru dinilai Martin cukup membingungkan karena mengubah respons motor secara signifikan.
“Kadang saya merasa seperti rookie. Ada hal-hal yang sulit saya pahami, terutama ketika kami mengganti fairing,” ungkap Martin.
Mantan pembalap Prima Pramac Racing itu pun menegaskan proses adaptasinya akan terus berlanjut demi menemukan setelan terbaik sebelum balapan musim depan dimulai.
Diskusi dengan Jorge Martin
Aprilia disebut akan berdiskusi lebih lanjut sebelum menentukan apa yang akan dibawa ke tes Malaysia pada awal Februari 2026.
Jorge Martin juga menguji tangki dan footpeg baru. Beberapa terasa membantu, tetapi sebagian justru membingungkan sehingga ia kembali ke setelan standar. Pada tes berikutnya, ia berencana memakai footpeg berbeda agar lebih cocok dengan karakter Aprilia.
Masalah terbesarnya saat ini adalah drive atau akselerasi keluar tikungan. Biasanya itu menjadi kekuatan sang pembalao, tetapi di Aprilia djustru kesulitan mendapatkan dorongan untuk membuka.
“Itu biasanya titik kuat saya, tapi dengan Aprilia saya belum bisa melakukan hal yang sama,” kata Martin.
Dampak dari Cedera Bahu
Cedera bahu yang dia alami di Jepang masih meninggalkan dampak. Jorge Martin mengaku tidak berani mengambil risiko jatuh selama tes, sehingga memengaruhi cara dia menilai komponen baru.
“Secara fisik saya belum 100%. Secara mental juga tidak mudah ketika harus menghindari crash. Saya sulit dapat kepercayaan diri,” ujarnya.
Meski begitu, Martin tetap mampu memperbaiki catatan waktunya dengan ban medium, meski tak mencoba ban soft.
Sumber: Crash
Penulis: Roby Dian